Presiden Lebanon: Serangan Israel Tewaskan Lebih dari 3.000 Orang, Tidak Ada Pilihan Selain Negosiasi
Berdasarkan laporan, serangan yang dilakukan Israel di Lebanon telah menewaskan lebih dari 3.000 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta warga mengungsi, kata Presiden Lebanon Joseph Aoun pada Selasa. Menurut data yang dikutip dari pernyataan kepresidenan, jumlah korban dan pengungsi juga disertai ribuan rumah yang hancur. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah pasti korban dan kerusakan yang terjadi.
Joseph Aoun menyampaikan dalam pertemuan dengan delegasi pimpinan serikat bahwa Lebanon telah mengalami kerugian besar. Hingga laporan ini ditulis, dia menegaskan bahwa negara berkewajiban merawat warganya dan tidak boleh berpangku tangan. Aoun menyatakan tidak ada pilihan lain selain negosiasi dengan Israel untuk menghentikan kekerasan dan mencari solusi politis.
Sumber lokal menyebutkan kondisi di beberapa wilayah sangat parah, dengan gelombang pengungsian massal dan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal. Pernyataan kepresidenan juga menekankan komitmen pemerintah untuk menjaga perdamaian sipil dan stabilitas internal serta mencegah eskalasi lebih lanjut.
Tim redaksi masih memverifikasi rincian tambahan terkait korban dan dampak serangan, termasuk identitas dan afiliasi para korban. Belum dapat diverifikasi secara independen laporan-laporan di lapangan, dan investigasi lebih lanjut sedang berlangsung.
Photo by: Abdulrahman Alyaarobi, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship