Rubio: Pemimpin Tertinggi Iran Hidup dan ‘Semakin Terlibat’ melalui Perantara 89 Asiyrah di Penjara Pendudukan: Pelanggaran dan Kondisi Penahanan yang Berat برنامج الأمم المتحدة الإنمائي: Dukungan Sektor Swasta Kunci Pemulihan dan Pembangunan Berkelanjutan di Suriah Sekaten: Perayaan Maulid Nabi Khas Jawa yang Memadukan Spiritualitas Islam dan Tradisi Lokal PBB Mendesak ‘Maximum Restraint’ di Tengah Intensifikasi Aktivitas Militer Israel di Lebanon Presiden Lebanon: Serangan Israel Tewaskan Lebih dari 3.000 Orang, Tidak Ada Pilihan Selain Negosiasi Bahrain Larang Warga Bepergian ke Irak dan Iran Karena Situasi Keamanan Tegang Pasien Gaza Diterbangkan ke Irak Terjebak dalam ‘Limbo’ Administratif Putaran Baru Perundingan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Dimulai di Washington Mesir Peringatkan Potensi Eskalasi Regional di Tengah Ketegangan di Yerusalem, Tepi Barat dan Lebanon Rubio: Pemimpin Tertinggi Iran Hidup dan ‘Semakin Terlibat’ melalui Perantara 89 Asiyrah di Penjara Pendudukan: Pelanggaran dan Kondisi Penahanan yang Berat برنامج الأمم المتحدة الإنمائي: Dukungan Sektor Swasta Kunci Pemulihan dan Pembangunan Berkelanjutan di Suriah Sekaten: Perayaan Maulid Nabi Khas Jawa yang Memadukan Spiritualitas Islam dan Tradisi Lokal PBB Mendesak ‘Maximum Restraint’ di Tengah Intensifikasi Aktivitas Militer Israel di Lebanon Presiden Lebanon: Serangan Israel Tewaskan Lebih dari 3.000 Orang, Tidak Ada Pilihan Selain Negosiasi Bahrain Larang Warga Bepergian ke Irak dan Iran Karena Situasi Keamanan Tegang Pasien Gaza Diterbangkan ke Irak Terjebak dalam ‘Limbo’ Administratif Putaran Baru Perundingan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Dimulai di Washington Mesir Peringatkan Potensi Eskalasi Regional di Tengah Ketegangan di Yerusalem, Tepi Barat dan Lebanon

PBB Mendesak ‘Maximum Restraint’ di Tengah Intensifikasi Aktivitas Militer Israel di Lebanon

Admin June 3, 2026 at 01:03
PBB Mendesak ‘Maximum Restraint’ di Tengah Intensifikasi Aktivitas Militer Israel di Lebanon

Berdasarkan laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), badan tersebut menyerukan “maximum restraint” atau pengekangan maksimal seiring berlanjutnya aktivitas militer Israel yang intens di Lebanon.

Menurut data pasukan penjaga perdamaian PBB, tercatat 468 lintasan proyektil yang dikaitkan dengan pasukan Israel, kata juru bicara dalam pernyataan resmi. Pernyataan itu memperingatkan bahwa eskalasi dapat memperburuk situasi kemanusiaan di kawasan perbatasan.

Hingga laporan ini ditulis, aktivitas militer yang intens dilaporkan berlanjut di sejumlah wilayah selatan Lebanon dan kawasan perbatasan. Sumber lokal menyebutkan adanya serangan udara dan artileri serta balasan rudal dari kelompok bersenjata di Lebanon, namun rincian lokasi dan sasaran belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber media internasional juga melaporkan upaya diplomatik untuk menahan eskalasi, termasuk pembicaraan yang bertujuan mencapai pembekuan tembak sementara. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana kesepakatan sementara itu efektif di lapangan.

Sumber lokal menyebutkan sejumlah korban sipil tewas dan luka-luka akibat bentrokan dan tembakan lintas batas, namun belum ada konfirmasi resmi mengenai angka pasti atau identitas korban. Tim redaksi masih memverifikasi laporan korban dan klaim pihak-pihak terkait.

Badan-badan kemanusiaan memperingatkan dampak luas terhadap warga sipil jika bentrokan berlanjut, termasuk pemindahan penduduk dan gangguan akses bantuan. PBB menekankan perlunya seluruh pihak menahan diri untuk mengurangi risiko korban sipil dan menghindari perluasan konflik.

Tim redaksi terus memantau perkembangan dan akan memperbarui laporan ini ketika informasi tambahan terverifikasi.

Photo by: Lara Jameson, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.