Pasien Gaza Diterbangkan ke Irak Terjebak dalam ‘Limbo’ Administratif
Berdasarkan laporan, sejumlah pasien Palestina yang diterbangkan dari Gaza ke Baghdad untuk mendapatkan perawatan medis kini terjebak dalam ‘limbo’ administratif setelah dokumen perjalanan mereka disita dan mereka dikurung di dalam sebuah pusat medis di Baghdad.
Sumber lokal menyebutkan dokumen-dokumen pasien diambil oleh pihak yang menangani proses kedatangan, sehingga pasien tidak dapat meninggalkan fasilitas atau melanjutkan perawatan di luar Irak. Menurut data sementara yang dibagikan oleh sumber-sumber lokal, pasien-pasien itu kehilangan akses ke identitas dan dokumen perjalanan mereka, yang menempatkan mereka pada posisi tanpa kepastian hukum maupun administratif.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah pasti pasien yang terdampak atau status hukum mereka; hal ini belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi informasi terkait waktu kedatangan, pihak yang menahan dokumen, serta apakah ada campur tangan lembaga internasional atau organisasi kemanusiaan dalam upaya penyelesaian.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa. Pihak berwenang Irak dan organisasi kemanusiaan belum memberikan komentar resmi terkait klaim penahanan dokumen tersebut, sementara keluarga dan aktivis menyerukan agar akses perawatan dan kepastian hukum segera diberikan kepada pasien.
Tim redaksi masih berupaya menghubungi sumber-sumber resmi dan saksi mata untuk mengumpulkan keterangan tambahan dan akan melaporkan perkembangan setelah informasi dapat dipastikan.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship