Pemimpin Kiri Prancis Mendesak Pengiriman Kapal Induk dan Mengecam Aksi Israel di Lebanon
Berdasarkan laporan, pemimpin sayap kiri Prancis Jean‑Luc Mélenchon mengkritik keras tindakan Israel di Lebanon dan menyerukan respons Prancis yang lebih tegas, termasuk pengerahan kapal induk Prancis ke Laut Mediterania.
Menurut data dari unggahan Mélenchon di platform X, ia menuduh Israel “menginvasi dan menganeksasi seluruh selatan Lebanon” dan menyebut tentara Israel sebagai “barbar genosidal”. Mélenchon juga menyinggung pengibaran bendera Israel di Benteng Beaufort, dengan mengatakan bahwa nama Prancis untuk benteng tersebut mengingatkan keterikatan sejarah antara Prancis dan Lebanon: “Kita berutang dukungan, kasih sayang dan solidaritas kepada Lebanon.”
Mélenchon berargumen bahwa kapal induk Prancis sebaiknya ditempatkan di Mediterania, bukan di Selat Hormuz, sebagai sinyal politik terhadap eskalasi di Lebanon. Sumber lokal menyebutkan benteng Beaufort telah diduduki dan menjadi simbol ketegangan di selatan Lebanon, namun hingga laporan ini ditulis hal itu belum dapat diverifikasi secara independen.
Belum ada konfirmasi resmi dari Pemerintah Prancis mengenai rencana pengerahan kapal induk sebagaimana disarankan Mélenchon. Tim redaksi masih memverifikasi rincian pernyataan dan langkah kebijakan yang mungkin diambil, serta dampak potensial terhadap situasi di Lebanon dan kawasan sekitarnya.
Photo by: Peggy Anke, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship