PBB ‘Sangat Khawatir’ atas Eskalasi di Lebanon, Juru Bicara Mendesak Hormati Gencatan Senjata
Berdasarkan laporan PBB, Sekretaris Jenderal mengatakan pihaknya “sangat khawatir” atas eskalasi kekerasan di Lebanon yang melibatkan serangan udara terhadap pinggiran Beirut dan balasan bersenjata dari kelompok bersenjata. Juru bicara PBB, Stéphane Dujarric, menyebutkan peringatan serangan Israel di kawasan pinggiran Beirut semakin meningkatkan rasa takut di antara warga sipil dan mendesak semua pihak untuk menghormati gencatan senjata.
Menurut data yang dikumpulkan dari beberapa laporan media internasional, termasuk laporan situasi lapangan, serangan terbaru di daerah selatan Beirut telah memicu eksodus massal penduduk ibu kota dan laporan korban di kedua belah pihak. Sumber lokal menyebutkan penduduk banyak yang meninggalkan rumah menuju daerah yang dianggap lebih aman.
Hingga laporan ini ditulis, angka pasti korban masih bervariasi antara sumber. Menurut salah satu liputan internasional, lebih dari 3.400 orang telah tewas di Lebanon sejak awal konflik, namun angka ini belum dapat diverifikasi secara independen oleh tim redaksi kami. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim lain di lapangan, termasuk jumlah korban sipil dan penentuan pihak yang bertanggung jawab atas setiap insiden.
Sumber lokal menyebutkan adanya kebijakan peringatan serangan yang dikirimkan kepada warga di beberapa kawasan pinggiran Beirut, suatu praktik yang menurut pejabat PBB meningkatkan rasa takut dan kebingungan. Dujarric juga menyerukan agar peringatan semacam itu tidak digunakan untuk menempatkan warga sipil dalam bahaya atau membatasi akses kemanusiaan.
Belum dapat diverifikasi secara independen laporan-laporan yang menyebut perluasan operasi militer oleh pasukan tertentu di perbatasan dan upaya diplomatik yang dilaporkan sedang berlangsung. PBB mengimbau semua aktor internasional dan lokal untuk menahan diri dan kembali ke jalur diplomasi guna mencegah pecahnya konflik yang lebih luas.
Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui laporan ketika informasi tambahan yang dapat diverifikasi tersedia.
Photo by: Jo Kassis, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship