Lebanon Tolak Usulan Trump agar Suriah ‘Menangani’ Hezbollah
Berdasarkan laporan, pemerintah Lebanon menolak usulan Presiden AS Donald Trump yang menyarankan agar Suriah mengambil tanggung jawab untuk “menangani” kelompok Hezbollah sebagai upaya mengurangi korban sipil. Menurut data dari laporan internasional, Trump mengemukakan gagasan itu dalam pertemuan puncak G7, sambil mengkritik tindakan Israel yang dinilai menghancurkan gedung-gedung apartemen di Beirut.
Sumber lokal menyebutkan penolakan itu datang dari berbagai pejabat Beirut yang menegaskan bahwa usulan semacam itu melanggar kedaulatan Lebanon dan mengabaikan kompleksitas politik serta keamanan di wilayah tersebut. Menteri Kehakiman Lebanon, Adel Nassar, mengatakan kepada CNN bahwa “Lebanon has suffered for years from foreign interference” dan menegaskan perlunya solusi yang menghormati kedaulatan dan stabilitas negara.
Menurut data dari beberapa laporan, termasuk analisis media internasional, usulan untuk memindahkan tanggung jawab terhadap Hezbollah ke tangan Suriah juga menuai kekhawatiran di kalangan sekutu regional dan militer karena berisiko memperluas konflik. Pejabat pertahanan Israel dilaporkan khawatir bahwa negosiasi AS-Iran yang berlangsung dapat memaksa perubahan di medan operasi, termasuk kemungkinan penarikan pasukan atau penyesuaian strategi militer.
Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim terkait detail pertemuan dan reaksi resmi beberapa pihak belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari Kantor Presiden AS, Kementerian Luar Negeri Suriah, serta respons formal pemerintah Lebanon terkait usulan tersebut.
Photo by: Ivan Hassib, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel