Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz Terkait Serangan Israel di Lebanon
Berdasarkan laporan, Iran menyatakan menutup Selat Hormuz menyusul gelombang serangan udara Israel di Lebanon. Menurut data yang disampaikan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), kapal-kapal diminta untuk tidak mendekati perairan strategis tersebut sebagai respons atas apa yang disebutnya kejahatan Israel di Lebanon dan dugaan pelanggaran komitmen oleh Amerika Serikat.
Hingga laporan ini ditulis, klaim penutupan Selat Hormuz belum dapat diverifikasi secara independen. Komando Pusat AS (USCENTCOM) menyatakan bahwa lalu lintas maritim tetap berlangsung dan berada di bawah pengawasan AS, sehingga status operasional perairan itu masih diperselisihkan antara pihak-pihak terkait.
Sumber lokal menyebutkan serangan di selatan Lebanon menewaskan puluhan orang, namun tim redaksi masih memverifikasi angka pasti dan identitas korban. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah korban termasuk militan tertentu atau warga sipil; Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan di lapangan.
Langkah Tehran berpotensi menggagalkan kesepakatan sementara dengan Washington yang baru ditandatangani beberapa hari lalu dan dapat membahayakan pembicaraan diplomatik yang dijadwalkan pada hari Minggu. Pernyataan IRGC menambah ketegangan di kawasan yang penting bagi pasokan minyak dan gas global, sementara pihak-pihak internasional memantau perkembangan dengan khawatir.
Photo by: Regan Dsouza, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel