Iran Ajukan Konsorsium Energi SCO untuk Perkuat Kerja Sama
Berdasarkan laporan Middle East Eye, Iran mengajukan pembentukan konsorsium energi di antara negara anggota Shanghai Cooperation Organisation (SCO) yang bertujuan meningkatkan koordinasi pasokan dan permintaan energi di kawasan.
Menurut data yang disampaikan wakil menteri energi Iran, Mostafa Rajabi, proposal tersebut, termasuk draf statuta untuk konsorsium, diserahkan kepada negara-negara anggota saat pertemuan menteri energi SCO di Moskow dan dapat dipertimbangkan pada KTT pemimpin organisasi berikutnya.
Rajabi juga menyerukan sinkronisasi jaringan listrik antaranggota SCO sebagai cara mengatasi kekurangan pasokan listrik dan memperkuat kerja sama energi regional. Ia mengatakan Iran sebelumnya mengangkat gagasan ini pada 2024 dan negara-negara anggota merespons positif terhadap kerangka draf tersebut.
Teheran, menurut pernyataan itu, berupaya memperluas kerja sama melalui pasar listrik regional, proyek jaringan pintar (smart-grid) dan tautan energi lintas batas, sambil terus mendiversifikasi bauran energinya melalui program perluasan tenaga surya besar-besaran serta peningkatan pembangkit tenaga nuklir.
Sumber lokal menyebutkan inisiatif ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan energi kawasan dan memitigasi gangguan pasokan akibat fluktuasi pasar global.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari semua negara anggota SCO mengenai penerimaan akhir proposal tersebut dan rincian draf statuta belum dipublikasikan secara lengkap. Belum dapat diverifikasi secara independen.
Tim redaksi masih memverifikasi keterangan lebih lanjut dan akan mengabarkan perkembangan bila ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Photo by: PURPLE24, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel