Kameramen Al Jazeera Gugur di Gaza, 10 Warga Gugur Meski Gencatan Senjata Berlaku
Berdasarkan laporan dari sumber medis dan saksi, sedikitnya 10 warga Palestina gugur, termasuk kameramen Al Jazeera Ahmad Washah, dalam serangkaian serangan Israel di Jalur Gaza sejak Sabtu pagi. Menurut data yang dikumpulkan oleh rumah sakit setempat dan saksi mata, dua orang tewas di antaranya Ahmad Washah setelah serangan drone yang menargetkan sebuah rumah di Kamp Al-Bureij di Gaza tengah.
Sumber lokal menyebutkan bahwa empat anggota sebuah keluarga termasuk di antara yang gugur ketika rumah mereka terkena serangan. Hingga laporan ini ditulis, puluhan lainnya dilaporkan terluka dan mendapatkan perawatan di fasilitas medis lokal. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim militer Israel yang menyatakan bahwa Ahmad Washah adalah anggota kelompok bersenjata; pihak Al Jazeera membantah tuduhan tersebut dan mengonfirmasi kematian kameramennya.
Serangan ini terjadi meski terdapat gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober 2025, dan menurut data serangan-penyerangan semacam ini terus menimbulkan korban sipil. Tim redaksi masih memverifikasi rinciannya dan berupaya mengkonfirmasi identitas semua korban serta kronologi kejadian lebih lanjut. Belum dapat diverifikasi secara independen beberapa klaim yang beredar di media dan pernyataan resmi dari pihak militer Israel.
Sumber lokal menyebutkan bahwa suasana duka meliputi keluarga korban dan warga setempat, sementara lembaga kemanusiaan menyerukan perlindungan bagi jurnalis dan warga sipil. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui laporan ketika konfirmasi lebih lanjut tersedia.
Photo by: Tahir Xəlfə, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel