Mantan Kepala Mossad: 7 Oktober Hanya Pendahuluan, Bahaya di Tepi Barat Lebih Besar
Berdasarkan laporan jaringan Quds, mantan kepala Badan Intelijen Israel (Mossad), Tamir Pardo, memperingatkan bahwa peristiwa 7 Oktober hanya merupakan “pendahuluan” dan apa yang menanti Israel di Tepi Barat (West Bank) bisa jauh lebih berbahaya.
Menurut data dan pernyataan yang dikutip, Pardo menyatakan ancaman terbesar bagi rezim pendudukan bukanlah Iran, Hizbullah, atau Hamas semata, melainkan krisis-krisis internal yang memburuk serta kebijakan pemerintah yang dinilai meningkatkan ketegangan di wilayah pendudukan. Ia memperingatkan bahwa kebijakan-kebijakan tersebut dapat memicu gelombang kekerasan baru dan eskalasi yang melibatkan kelompok-kelompok bersenjata dan pemukim ekstrem.
Sumber lokal menyebutkan adanya peningkatan insiden kekerasan dan gesekan antara warga Palestina dan pemukim di beberapa titik Tepi Barat dalam beberapa bulan terakhir, yang menurut Pardo berpotensi berkembang menjadi konflik yang lebih luas jika tidak ditangani. Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak berwenang Israel terkait peringatan tersebut.
Belum dapat diverifikasi secara independen rincian lengkap pernyataan Pardo yang dilaporkan jaringan Quds, termasuk prediksi waktu dan skala kemungkinan gelombang kekerasan yang dimaksud. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang disampaikan dan akan memperbarui berita ini apabila informasi tambahan tersedia.
Photo by: George 🦅, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel