Menteri Luar Negeri Israel Kecam Ben-Gvir atas Perlakuan Terhadap Aktivis Flotilla
Berdasarkan laporan dari media internasional, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar mengecam keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir yang terekam dalam sejumlah video saat menghadapi aktivis dari Freedom Flotilla Coalition.
Menurut data dari beberapa laporan, insiden bermula ketika kapal-kapal bantuan yang berasal dari Turki dan negara lain dicegat dalam pelayaran menuju Gaza. Hingga laporan ini ditulis, angka kasar yang beredar menyebut sekitar 430 aktivis ditahan setelah intersepsi di perairan yang diblokade Israel.
Sumber lokal menyebutkan video yang beredar menampilkan Ben-Gvir bersama petugas keamanan di pelabuhan Ashdod, mempermalukan dan menahan para aktivis yang dalam kondisi terikat. Dalam sebuah unggahan di platform X, Sa’ar menulis bahwa tindakan tersebut “dengan sengaja merusak negara dengan pertunjukan memalukan ini, dan ini bukan pertama kalinya” dan menegaskan ‘Tidak, Anda bukan wajah Israel.’ Pernyataan Sa’ar menuduh bahwa perilaku itu merusak upaya diplomat, tentara, dan pegawai negeri yang bekerja untuk menjaga citra negara.
Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh klaim terkait penggunaan kekuatan dan perlakuan fisik yang dilaporkan dalam beberapa rekaman. Beberapa organisasi hak asasi dan saksi menuduh adanya pelecehan fisik, penggunaan alat kejut, dan perlakuan tidak manusiawi lainnya, sementara pemerintah Israel menyebut operasi untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai “provokasi” atau “stunt” propaganda oleh kelompok yang mencoba menembus blokade.
Reaksi internasional terhadap rekaman itu cepat dan luas. Beberapa negara Eropa serta pemerintah lain menyatakan keprihatinan dan mengecam tindakan yang mempermalukan tahanan. Di dalam negeri, Perdana Menteri juga memberi pernyataan yang mengecam perilaku yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai negara, dan ada perintah untuk mempercepat proses deportasi para aktivis.
Tim redaksi masih memverifikasi berbagai klaim terkait perlakuan terhadap tahanan dan rincian kronologi peristiwa. Belum dapat diverifikasi secara independen informasi tentang adanya korban tewas atau gugurnya peserta dalam insiden ini, sehingga redaksi menunggu konfirmasi resmi dari pihak yang berwenang dan sumber lapangan.
Sumber laporan termasuk pemberitaan internasional dari Ynet, BBC, The Guardian, Associated Press dan ringkasan media lain yang mengangkat peristiwa serupa.
Photo by: Ahmed akacha, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship