Urusan Sosial di Deir ez-Zor Minta Pengungsi Daftar dan Datangi Komite Lingkungan Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel Urusan Sosial di Deir ez-Zor Minta Pengungsi Daftar dan Datangi Komite Lingkungan Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel

Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan

Admin May 30, 2026 at 03:04
Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan

Berdasarkan laporan, krisis obat di Sudan semakin memburuk seiring berlanjutnya konflik, dengan kekurangan obat-obatan yang menyelamatkan nyawa dan meluasnya peredaran obat-obatan selundupan.

Menurut data dari rumah sakit dan tenaga medis lokal, pasien—terutama mereka yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit ginjal—mengalami kesulitan sehari-hari untuk memperoleh pengobatan dan perawatan rutin.

Hingga laporan ini ditulis, banyak fasilitas kesehatan melaporkan stok habis untuk obat-obatan penting, termasuk insulin, antibiotik, obat tekanan darah, dan obat untuk terapi yang bersifat darurat. Akibatnya, pasien terpaksa menunda perawatan atau mencari obat di pasar gelap, yang meningkatkan risiko mendapatkan obat palsu atau berbahaya.

Sumber lokal menyebutkan bahwa rute pasokan terganggu oleh pertempuran, penutupan jalur logistik, dan kondisi keamanan yang tidak menentu. Praktik penyelundupan obat pun dilaporkan meningkat karena celah dalam distribusi resmi.

Kondisi ini memperbesar ancaman komplikasi serius bagi pasien kronis dan berpotensi menyebabkan kehilangan nyawa. Beberapa keluarga di wilayah konflik melaporkan bahwa anggota mereka meninggal setelah tidak mendapat pengobatan tepat waktu, namun klaim angka kematian tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Organisasi kemanusiaan dan dokter di lapangan menyerukan pembukaan koridor kemanusiaan untuk pengiriman obat-obatan dan pasokan medis, serta perlindungan terhadap fasilitas kesehatan sesuai hukum humaniter internasional.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan mengupdate laporan ini sejalan dengan masuknya informasi tambahan dari sumber di lapangan.

Photo by: Castorly Stock, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.