The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump
Berdasarkan laporan The Guardian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukan untuk memperluas kendali militer atas Jalur Gaza hingga 70% dari wilayah, langkah yang dinilai banyak pihak menggagalkan kerangka gencatan senjata yang dimediasi AS dan rencana damai yang berkaitan dengan inisiatif mantan presiden Trump.
Menurut data dari beberapa media internasional, gencatan senjata sebelumnya menetapkan garis kendali di kisaran 53%, sementara penguasaan saat ini dilaporkan berada di kisaran 60–64%; perintah baru menaikkan target penguasaan menjadi 70%.
Sumber lokal menyebutkan ada pembahasan tentang skema “migrasi sukarela” dan keterlibatan milisi yang didorong untuk mengosongkan penduduk dari zona yang ditandai, sehingga memungkinkan pemindahan warga dan potensi penataan kembali wilayah — klaim ini Belum dapat diverifikasi secara independen.
Hingga laporan ini ditulis, serangkaian serangan dan operasi militer yang menyertai perintah tersebut dilaporkan telah menimbulkan ratusan gugur di kalangan warga Palestina dan memperburuk krisis kemanusiaan di kawasan yang sudah padat penduduk.
Langkah Pemerintah Israel ini dikritik oleh aktivis HAM dan pengamat internasional yang menilai ekspansi kendali tersebut berpotensi memaksa pemindahan besar-besaran, menimbulkan penderitaan kemanusiaan, dan meniadakan rincian perundingan yang telah disepakati sebelumnya.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah perintah tersebut akan diikuti oleh kebijakan pemukiman permanen atau tindakan lain yang lebih luas. Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan terkait, termasuk data korban, kronologi operasi militer, dan klaim tentang rencana pemindahan penduduk.
Photo by: brokenadmiral_, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship