Polisi Basque Buka Investigasi Internal Setelah Penyerangan terhadap Aktivis Flotilla ‘Sumud’ di Bilbao
Berdasarkan laporan, kepolisian Basque (Ertzaintza) membuka investigasi internal pada Sabtu setelah beredarnya rekaman dan kesaksian yang menunjukkan penggunaan kekuatan oleh petugas terhadap aktivis yang tergabung dalam flotilla “Sumud” ketika tiba di Bilbao.
Menurut data yang beredar, insiden terjadi di area kedatangan bandara Bilbao saat rombongan aktivis baru kembali dari penahanan di perairan internasional. Rekaman memperlihatkan petugas menggunakan pentungan untuk menghalau dan mendorong beberapa aktivis; empat orang dilaporkan ditangkap karena menolak mematuhi perintah polisi.
Sumber lokal menyebutkan partai-partai sayap kiri dan sayap nasionalis Basque mengecam tindakan tersebut sebagai “kekerasan yang tidak dibenarkan” dan mendesak klarifikasi serta transparansi dari pihak kepolisian. Di sisi lain, laporan menyebutkan Kementerian Luar Negeri Israel meminta penjelasan kepada Madrid dan menggambarkan aktivis sebagai pemicu gangguan, klaim yang mendapat tanggapan beragam di Spanyol.
Hingga laporan ini ditulis, otoritas Basque belum mempublikasikan rincian lengkap terkait alasan penggunaan kekuatan, identitas petugas yang diduga terlibat, atau temuan awal dari investigasi internal yang sedang berjalan.
Beberapa aktivis sebelumnya juga mengemukakan tuduhan perlakuan buruk saat ditahan oleh pasukan Israel, termasuk pemukulan dan kondisi penahanan yang keras; namun klaim-klaim tersebut Belum dapat diverifikasi secara independen dan telah dibantah oleh otoritas Israel.
Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap kejadian, jumlah luka atau cedera yang dialami, serta langkah-langkah resmi yang akan diambil oleh pemerintah setempat. Kami akan menginformasikan pembaruan setelah menerima konfirmasi dari sumber resmi.
Photo by: César Borges, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship