Kekerasan Seksual sebagai ‘Senjata Perang’ dalam Konflik Sudan, Ungkap Laporan PBB
Berdasarkan laporan Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Human Rights Office), kekerasan seksual telah digunakan sebagai “senjata perang” dalam konflik yang berlangsung di Sudan. Menurut data yang dikumpulkan dan diverifikasi oleh kantor tersebut, sedikitnya 546 kasus kekerasan seksual telah dicatat di berbagai wilayah negara.
Laporan menyebutkan pola-pola serangan yang sistematis terhadap perempuan dan laki-laki, termasuk pemerkosaan massal, penyerangan terhadap keluarga, serta tindakan-tindakan kekerasan yang tampak digunakan untuk menimbulkan ketakutan dan memindahkan penduduk sipil. Kantor HAM PBB menyerukan penyelidikan independen dan akuntabilitas terhadap pelaku.
Sumber lokal menyebutkan beberapa insiden terjadi selama serangan di permukiman padat penduduk dan sepanjang koridor-koridor pengungsian, namun rincian per kasus belum dapat diverifikasi secara independen. Hingga laporan ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyidikan oleh otoritas setempat yang menghasilkan penangkapan atau dakwaan yang dipublikasikan secara luas.
Beberapa saksi dan organisasi kemanusiaan lokal melaporkan korban dari berbagai latar belakang agama dan etnis. Sumber lokal menyebutkan beberapa korban dari kalangan Muslim digambarkan gugur oleh komunitas setempat, sementara korban non-Muslim disebut tewas oleh beberapa narasumber; istilah-istilah tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan mencerminkan pelaporan awal dari lapangan.
UN Human Rights Office menekankan pentingnya akses kemanusiaan yang aman dan tidak terbatas, serta perlindungan bagi saksi dan korban yang bersedia memberikan keterangan. Lembaga itu juga menyerukan agar bukti-bukti dikumpulkan dan disimpan secara kredibel untuk memungkinkan proses penegakan hukum di masa depan.
Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui berita ini ketika informasi tambahan dan konfirmasi independen tersedia.
Photo by: Pavel Danilyuk, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel