Pengungsian Berkelanjutan: Pasukan Israel Hancurkan Rumah yang Menampung 20 Warga Palestina di Selatan Hebron Media Israel: Trump Perketat Pembatasan terhadap Israel di Berbagai Front Israel Alokasikan Dana untuk Mengubah Situs Arkeologi Palestina di Lembah Yordan Menjadi Fasilitas Pemukim Pembunuhan Tak Berhenti di Gaza: 4 Gugur dan 20 Terluka oleh Tembakan Pasukan Israel dalam 24 Jam Perwakilan Perusahaan Turki di Food Expo: Pasar Suriah Buka Peluang Investasi dan Kemitraan Ekonomi Puluhan Pemukim Masuk ke Halaman Masjid Al-Aqsa dengan Pengawalan Ketat Suhu Diperkirakan Turun di Seluruh Suriah, Peluang Hujan di Beberapa Bagian Pesisir Bahasa Rohingya: Kekayaan Serapan Arab-Persia dan Aksara Hanifi sebagai Simbol Identitas Uskup Agung Latin Yerusalem Kardinal Pizzaballa Kunjungi Gaza untuk Menunjukkan Solidaritas Tindakan Global Tegas Kunci Meredam Kekejaman di Sudan Pengungsian Berkelanjutan: Pasukan Israel Hancurkan Rumah yang Menampung 20 Warga Palestina di Selatan Hebron Media Israel: Trump Perketat Pembatasan terhadap Israel di Berbagai Front Israel Alokasikan Dana untuk Mengubah Situs Arkeologi Palestina di Lembah Yordan Menjadi Fasilitas Pemukim Pembunuhan Tak Berhenti di Gaza: 4 Gugur dan 20 Terluka oleh Tembakan Pasukan Israel dalam 24 Jam Perwakilan Perusahaan Turki di Food Expo: Pasar Suriah Buka Peluang Investasi dan Kemitraan Ekonomi Puluhan Pemukim Masuk ke Halaman Masjid Al-Aqsa dengan Pengawalan Ketat Suhu Diperkirakan Turun di Seluruh Suriah, Peluang Hujan di Beberapa Bagian Pesisir Bahasa Rohingya: Kekayaan Serapan Arab-Persia dan Aksara Hanifi sebagai Simbol Identitas Uskup Agung Latin Yerusalem Kardinal Pizzaballa Kunjungi Gaza untuk Menunjukkan Solidaritas Tindakan Global Tegas Kunci Meredam Kekejaman di Sudan

Media Israel: Trump Perketat Pembatasan terhadap Israel di Berbagai Front

Admin June 23, 2026 at 18:04
Media Israel: Trump Perketat Pembatasan terhadap Israel di Berbagai Front

Berdasarkan laporan media Israel, Presiden Amerika Serikat Donald Trump diberitakan memberlakukan pembatasan lebih ketat terhadap tindakan militer dan kebijakan pemerintah Israel pada beberapa front, termasuk Lebanon.

Menurut data yang disiarkan Channel 13 Israel, kepemimpinan politik Israel telah mengeluarkan instruksi baru kepada militer mengenai batasan operasi di Lebanon. Di bawah pedoman tersebut, pasukan Israel diizinkan bergerak bebas di dalam apa yang disebut “yellow line” dan mengambil tindakan untuk menghadapi ancaman langsung, namun dilarang melakukan operasi di kota-kota seperti Beirut dan Tyre.

Sumber lokal menyebutkan seorang pejabat senior Israel mengatakan, “Pesan yang kami terima dari Amerika dalam beberapa minggu terakhir jelas: Anda dulu mendapat izin beroperasi tanpa pembatasan, dan periode itu sudah berakhir.” Laporan lain dari media Israel juga menyebutkan adanya pembatasan yang meluas terhadap kapasitas militer dan kebijakan pemerintahan dalam konteks negosiasi regional.

Menurut data tambahan, Washington beberapa kali turun tangan untuk membatasi serangan dan mendorong gencatan senjata demi menjaga kerangka diplomatik yang lebih luas, termasuk pembicaraan terkait Iran. Namun, rincian lengkap mengenai mekanisme pembatasan ini dan perjanjian antara AS dan Israel masih belum dipublikasikan secara resmi.

Hingga laporan ini ditulis, Gedung Putih dan kantor Perdana Menteri Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi semua detail yang diberitakan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua langkah yang dilaporkan telah diimplementasikan di seluruh lini komando militer Israel.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui berita bila ada konfirmasi resmi atau dokumen tambahan yang tersedia.

Photo by: www.kaboompics.com, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.