Urusan Sosial di Deir ez-Zor Minta Pengungsi Daftar dan Datangi Komite Lingkungan Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel Urusan Sosial di Deir ez-Zor Minta Pengungsi Daftar dan Datangi Komite Lingkungan Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel

Israel Setujui Undang-undang Pengadilan Publik dan Hukuman Mati bagi Tersangka 7 Oktober

Admin May 12, 2026 at 13:03
Israel Setujui Undang-undang Pengadilan Publik dan Hukuman Mati bagi Tersangka 7 Oktober

Berdasarkan laporan, Knesset Israel secara bulat menyetujui undang-undang yang mengizinkan pengadilan publik dan penerapan hukuman mati terhadap tersangka yang dituduh terlibat dalam serangan 7 Oktober. Menurut data yang dipublikasikan oleh pejabat parlemen, undang-undang itu (diloloskan dengan suara 93–0) membentuk pengadilan militer khusus di Yerusalem untuk menangani ratusan terdakwa yang diduga terlibat dalam pembunuhan, kekerasan seksual, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Undang-undang tersebut juga mengatur agar bagian-bagian kunci persidangan disiarkan secara global dan menetapkan larangan pembebasan terdakwa yang dihukum dalam pertukaran tahanan di masa depan. Sumber lokal menyebutkan bahwa pengaturan sidang akan diorganisir menurut lokasi serangan, dengan tujuan mendokumentasikan peristiwa dan memberi “pertanggungjawaban historis.” Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah pasti terdakwa yang akan diadili.

Kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa RUU ini mempermudah penerapan hukuman mati dan mengurangi proteksi persidangan yang adil. Mereka menyebut ancaman munculnya “pengadilan sandiwara” yang dapat menggunakan pengakuan yang diperoleh di bawah tekanan atau penyiksaan, dan memberi wewenang pengecualian terhadap aturan pembuktian biasa. Hingga laporan ini ditulis, klaim terkait praktik investigasi dan metode pengumpulan bukti belum dapat diverifikasi secara independen.

Pemerintah pendukung Undang-undang menyamakan rencana persidangan ini dengan proses bersejarah terhadap penjahat perang, tetapi kritik dari pakar hukum internasional tetap keras karena potensi pelanggaran standar peradilan internasional. Sumber lokal menyebutkan pula bahwa legislasi ini mendapatkan dukungan lintas-fraksi di Knesset dan dimaksudkan untuk menegaskan komitmen terhadap penuntutan atas peristiwa paling mematikan dalam sejarah negara tersebut.

Beberapa organisasi internasional dan pengamat menyatakan keprihatinan bahwa penyiaran persidangan secara publik dapat berubah menjadi pertunjukan yang mengabaikan hak-hak terdakwa. Tim redaksi masih memverifikasi rincian teknis tentang struktur pengadilan, jadwal persidangan, dan mekanisme perlindungan hukum bagi para terdakwa.

Menurut data yang tersedia dari beberapa laporan media, undang-undang ini menandai pergeseran kebijakan signifikan terkait moratorium eksekusi yang telah berlangsung lama, dan memicu perdebatan luas mengenai keseimbangan antara tuntutan keadilan bagi korban yang tewas dan kewajiban negara untuk menjaga standar peradilan yang adil. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim pemerintah mengenai efek jangka panjang dari aturan baru ini terhadap proses perdamaian dan keamanan regional.

Photo by: Duc Tinh Ngo, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.