Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel 9 Warga Palestina Terluka Akibat Pengeboman di Gaza pada Hari Ketiga Idul Adha Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel 9 Warga Palestina Terluka Akibat Pengeboman di Gaza pada Hari Ketiga Idul Adha

DFAT Mendesak Kabar Kesejahteraan untuk 11 Warga Australia yang Diambil dari Flotilla Bantuan Gaza

Admin May 19, 2026 at 08:04
DFAT Mendesak Kabar Kesejahteraan untuk 11 Warga Australia yang Diambil dari Flotilla Bantuan Gaza

Berdasarkan laporan, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) menyatakan pihaknya “urgently seeking” — mendesak secara mendesak agar diperoleh pembaruan mengenai kesejahteraan 11 warga Australia yang menurut klaim telah diambil oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) saat flotilla bantuan Global Sumud mencoba menembus blokade laut menuju Gaza.

Menurut data dari berbagai laporan media internasional, konvoi maritim yang dikenal sebagai Global Sumud Flotilla terdiri dari puluhan kapal dan ratusan aktivis dari berbagai negara. Peserta yang disebut sebagai warga Australia digambarkan sebagai akademisi, dokter, pelajar, aktivis, dan pembuat film.

Hingga laporan ini ditulis, DFAT terus berupaya menghubungi pihak berwenang dan keluarga untuk memastikan kondisi ke-11 orang tersebut. DFAT juga mendorong siapa pun yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza “to do so through established channels” (melalui saluran yang telah ditetapkan).

Sumber lokal menyebutkan bahwa angkatan laut Israel melakukan penyergapan di perairan internasional barat Siprus, menahan sejumlah kapal dan memindahkan beberapa aktivis ke kapal yang dikendalikan pihak berwenang. Beberapa organisasi penyelenggara melaporkan hilangnya kontak dengan sejumlah kapal pada saat operasi berlangsung.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim mengenai penangkapan atau jumlah pasti warga Australia yang terdampak, termasuk detail kondisi mereka. Tim redaksi masih memverifikasi laporan dari pihak penyelenggara flotilla, pernyataan resmi Israel, dan konfirmasi langsung dari DFAT.

Para peserta Global Sumud Flotilla menyerukan agar pemerintah Australia turun tangan dan “keep us safe” — menjaga keselamatan mereka — sementara pejabat Australia menegaskan upaya diplomatik untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Tim redaksi akan mengupdate berita ini segera setelah informasi tambahan terverifikasi.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.