Arab Saudi Catat 1,5 Juta Jemaah Ikuti Haji Meski Terkena Serangan dalam Perang Iran
Berdasarkan laporan, Arab Saudi tetap menyelenggarakan ibadah haji tahun ini meski negara tersebut menjadi sasaran rudal dan drone dalam konflik yang melibatkan Iran. Menurut data dari otoritas haji Saudi, sekitar 1,5 juta jemaah tercatat mengikuti rangkaian ibadah haji.
Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa wilayah di wilayah selatan dan timur Arab Saudi dilaporkan menjadi target serangan udara, tetapi kegiatan haji di Mekkah, Madinah, dan sekitar Arafah terus berjalan dengan pengamanan yang diperketat. Hingga laporan ini ditulis, belum dapat diverifikasi secara independen jumlah korban jiwa atau kerusakan yang disebabkan serangan tersebut.
Pemerintah Saudi dilaporkan meningkatkan langkah keamanan di sekitar situs-situs ibadah dan memperketat kontrol masuk untuk memastikan keselamatan jemaah. Menurut data resmi yang dirilis otoritas setempat, layanan kesehatan dan transportasi haji berjalan normal meski situasi keamanan dinamis.
Beberapa saksi mata dan sumber lokal menyebutkan adanya peningkatan kehadiran petugas keamanan dan pengalihan beberapa rute transportasi untuk menghindari area yang dinilai berisiko. Namun, detail lengkap mengenai lokasi serangan, pelaku, serta adanya korban masih belum jelas. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim terkait dampak langsung pada jemaah.
Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan yang beredar dan mengupayakan konfirmasi resmi dari otoritas Saudi, organisasi internasional terkait, serta sumber di lapangan sebelum informasi lebih lanjut dipublikasikan.
Photo by: Pixabay, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship