Spanyol Beri Penghargaan Tertinggi bagi Pelapor PBB di Tengah Krisis Penahanan Aktivis Gaza
MADRID – Berdasarkan laporan dari berbagai sumber diplomatik, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez secara resmi menganugerahkan penghargaan Order of Civil Merit kepada Pelapor Khusus PBB, Francesca Albanese. Langkah ini diambil sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya dalam mendokumentasikan dugaan pelanggaran hukum internasional dan hak asasi manusia di Gaza.
Menurut data yang dihimpun dalam pertemuan di Madrid tersebut, PM Sánchez memuji Albanese sebagai “hati nurani dunia” dan mendesak Uni Eropa untuk memberikan perlindungan aktif bagi Albanese serta pejabat Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) dari potensi sanksi eksternal. Namun, di tengah apresiasi diplomatik ini, situasi kemanusiaan di lapangan justru semakin memanas.
Sumber lokal menyebutkan bahwa pasukan Israel telah menahan dua aktivis kemanusiaan, Saif Abu Keshek dan Thiago Avila, saat mereka berada di perairan internasional dalam misi armada bantuan menuju Gaza. Penangkapan ini memicu kecaman internasional, termasuk dari kantor hak asasi manusia PBB yang menuntut pembebasan segera tanpa syarat. Hingga laporan ini ditulis, kedua aktivis tersebut dikabarkan tengah melakukan aksi mogok makan sebagai protes atas penahanan mereka.
Beberapa pihak, termasuk organisasi hukum Adalah serta pejabat dari Spanyol, Brasil, dan Italia, mengecam tindakan tersebut sebagai “penculikan” karena dilakukan di luar yurisdiksi Israel. Muncul pula laporan mengenai dugaan penyiksaan dan perlakuan buruk terhadap para tahanan, meskipun rincian tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.
Di sisi lain, dinamika politik internal Israel turut bergejolak. Mantan analis intelijen yang pernah dihukum karena spionase, Jonathan Pollard, dilaporkan telah terjun ke dunia politik melalui partai Orot HaShachar. Pollard mengusung platform radikal yang mengadvokasi aneksasi total Jalur Gaza dan pemindahan paksa penduduknya.
Tim redaksi masih memverifikasi perkembangan terbaru mengenai status hukum para aktivis di pengadilan Israel, menyusul desakan dari puluhan anggota Kongres Amerika Serikat agar Sekretaris Negara Marco Rubio turun tangan dalam mengamankan pembebasan seluruh peserta misi kemanusiaan tersebut.
Photo by: C1 Superstar, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship