Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu

Admin July 27, 2026 at 16:02
Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu

Berdasarkan laporan Anadolu, pemimpin oposisi Israel Yair Golan menyatakan pada Minggu bahwa pasukan Israel tengah membayar harga atas kebijakan “ceroboh” yang dijalankan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Golan, ketua partai The Democrats dan mantan perwira tinggi IDF, mengunggah sebuah video di platform X yang menurut data tersebut berisi kecaman terhadap kebijakan pemerintahan Netanyahu.

Dalam pernyataannya, Golan menyebut pengecualian warga ultra-Ortodoks dari dinas militer dan apa yang ia gambarkan sebagai “terorisme Yahudi” telah membebani prajurit Israel dan meningkatkan risiko bagi mereka di wilayah pendudukan. “Pemerintahan Netanyahu-Bezalel Smotrich-Itamar Ben-Gvir meninggalkan prajurit Israel di Tepi Barat yang diduduki,” ujar Golan dalam video itu.

Sumber lokal menyebutkan serangan oleh pemukim Israel yang didampingi tentara terjadi di kota Tal dekat Nablus di Tepi Barat yang diduduki dua hari sebelum pernyataan Golan, namun rincian lengkap insiden tersebut belum jelas. Belum dapat diverifikasi secara independen berapa korban ataupun kerusakan yang ditimbulkan dalam insiden itu.

Golan menegaskan bahwa kebijakan pemerintahan saat ini menimbulkan “biaya berat” bagi pasukan dan mengakhiri pidatonya dengan peringatan politik: “Netanyahu, kami akan datang untuk menggantikanmu dalam pemilu.” Hingga laporan ini ditulis, pemerintah Netanyahu belum memberikan tanggapan resmi terhadap pernyataan Golan.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut terkait insiden di Tal dan klaim-klaim yang disampaikan oleh pihak-pihak terkait.

Photo by: www.kaboompics.com, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.