Serangan Udara Israel di Lebanon: Puluhan Korban, Warga Sipil Banyak yang Gugur
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, serangkaian serangan udara dan drone Israel melanda berbagai wilayah di Lebanon, termasuk di selatan negara itu dan pinggiran Beirut, serta sebuah jalan raya internasional di selatan ibu kota.
Menurut data gabungan, serangan pada 9 Mei 2026 menyebabkan sedikitnya 17 korban jiwa di beberapa lokasi; sebagian besar korban adalah warga sipil Muslim yang gugur, termasuk keluarga yang menempati bangunan pengungsian di kota Saksakiyeh. Beberapa operatif yang diidentifikasi terkait Hezbollah dilaporkan tewas dalam serangan yang menargetkan fasilitas dan posisi di selatan Lebanon dan Lembah Bekaa.
Sumber lokal menyebutkan upaya penyelamatan dan evakuasi masih berlangsung di lokasi-lokasi yang terdampak, dan ada laporan tentang korban anak-anak serta tenaga medis yang gugur saat menjalankan tugas. Hingga laporan ini ditulis, tim penyelamat terus mencari korban di puing-puing dan beberapa jalan utama dilaporkan lumpuh akibat serangan.
Menurut data lainnya, bentrokan dan serangan berlanjut meski ada upaya gencatan senjata sebelumnya; dalam beberapa insiden, roket dan drone yang diluncurkan oleh kelompok-kelompok di Lebanon juga mengenai wilayah utara Israel dan menyebabkan beberapa tentara luka-luka. Satu laporan menyebutkan total korban sejak eskalasi konflik pada Maret mencapai 2.759, namun angka ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Belum dapat diverifikasi secara independen rincian penuh tentang identitas semua korban dan motif di balik beberapa serangan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang dibuat oleh pihak-pihak yang terlibat dan akan memperbarui laporan ini seiring informasi baru tersedia.
Photo by: Charbel Karam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship