Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya
Berdasarkan laporan, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengunjungi bekas penjara yang terkenal disebut ‘Assad prison’ di Sednaya, Suriah. Menurut data yang beredar, fasilitas tersebut selama bertahun-tahun menjadi fokus tuduhan penyiksaan dan eksekusi massal oleh rezim Suriah, sebagaimana pernah dilaporkan oleh kelompok hak asasi manusia. Hingga laporan ini ditulis, kunjungan Guterres dipandang sebagai upaya untuk mendorong akses kemanusiaan, klarifikasi fakta, dan akuntabilitas atas dugaan pelanggaran HAM. Sumber lokal menyebutkan bahwa sejumlah mantan tahanan dan keluarga korban menyambut perhatian internasional terhadap situs tersebut, namun rincian pertemuan dan temuan awal belum dipublikasikan secara resmi. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim spesifik mengenai jumlah korban dan kondisi di dalam penjara. Tim redaksi masih memverifikasi keterangan resmi dari Kantor Sekretaris Jenderal PBB serta pernyataan pihak berwenang Suriah, dan akan memperbarui laporan jika informasi tambahan tersedia.
Photo by: alperen, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel