Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Admin July 27, 2026 at 08:03
Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Berdasarkan laporan, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengunjungi bekas penjara yang terkenal disebut ‘Assad prison’ di Sednaya, Suriah. Menurut data yang beredar, fasilitas tersebut selama bertahun-tahun menjadi fokus tuduhan penyiksaan dan eksekusi massal oleh rezim Suriah, sebagaimana pernah dilaporkan oleh kelompok hak asasi manusia. Hingga laporan ini ditulis, kunjungan Guterres dipandang sebagai upaya untuk mendorong akses kemanusiaan, klarifikasi fakta, dan akuntabilitas atas dugaan pelanggaran HAM. Sumber lokal menyebutkan bahwa sejumlah mantan tahanan dan keluarga korban menyambut perhatian internasional terhadap situs tersebut, namun rincian pertemuan dan temuan awal belum dipublikasikan secara resmi. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim spesifik mengenai jumlah korban dan kondisi di dalam penjara. Tim redaksi masih memverifikasi keterangan resmi dari Kantor Sekretaris Jenderal PBB serta pernyataan pihak berwenang Suriah, dan akan memperbarui laporan jika informasi tambahan tersedia.

Photo by: alperen, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.