AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

Pengrusakan Terbuka dan ‘Sujud Epik’: Pemukim Langgar Kesucian Masjid Al-Aqsa di Bawah Perlindungan Pasukan Pendudukan

Admin May 14, 2026 at 14:04
Pengrusakan Terbuka dan ‘Sujud Epik’: Pemukim Langgar Kesucian Masjid Al-Aqsa di Bawah Perlindungan Pasukan Pendudukan

Berdasarkan laporan متابعة قدس الإخبارية, Masjid Al-Aqsa mengalami serangkaian penyerbuan besar-besaran oleh kelompok pemukim pada pagi hari Kamis. Aksi itu, menurut laporan, dilakukan di bawah pengawalan ketat pasukan pendudukan dan bertepatan dengan yang disebut oleh kaum pemukim sebagai peringatan “Hari Pendudukan Yerusalem” menurut kalender Ibrani.

Sumber lokal menyebutkan bahwa para pemukim memasuki kompleks masjid dan melakukan rangkaian tindakan yang oleh saksi digambarkan sebagai “sujud melhami” dan tindakan-tindakan lain yang dianggap melanggar kesucian tempat ibadah. Menurut data awal dari pelapor lokal, jumlah pemukim yang terlibat bersifat signifikan, namun angka pasti belum diumumkan secara resmi.

Hingga laporan ini ditulis, belum dapat diverifikasi secara independen rincian penuh mengenai kronologi masuknya pemukim, jumlah peserta, atau adanya korban dan penahanan. Tim redaksi masih memverifikasi kebenaran klaim-klaim yang disampaikan oleh sumber lokal dan menunggu pernyataan resmi dari pihak terkait.

Insiden ini menambah daftar ketegangan di kompleks Al-Aqsa dan sekitarnya, yang kerap menjadi titik fokus benturan antara warga Palestina, pemukim, dan aparat keamanan. Belum ada laporan resmi dari otoritas Israel mengenai operasi pengawalan pada peristiwa ini, sehingga situasi masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah akan ada tindak lanjut hukum atau internasional atas pelanggaran yang dilaporkan. Tim redaksi akan terus memantau perkembangan dan memperbarui berita ini setelah mendapatkan konfirmasi tambahan dari sumber yang dapat dipercaya.

Photo by: Alexander F Ungerer, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.