AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

PBB: 40.000-42.000 Warga Palestina Terdampak Penggusuran di Tepi Barat Sejak 2025

Admin May 9, 2026 at 15:04
PBB: 40.000-42.000 Warga Palestina Terdampak Penggusuran di Tepi Barat Sejak 2025

Berdasarkan laporan Quds News Network yang mengutip pernyataan Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq, sekitar 40.000–42.000 warga Palestina telah mengalami penggusuran di Tepi Barat sejak awal 2025. Menurut data yang dikutip, kebijakan Israel, operasi militer, dan kekerasan oleh pemukim menjadi penyebab utama perpindahan massal ini. Sumber lokal menyebutkan bahwa pembongkaran rumah terus berlanjut, dan 42 orang terdampak hanya pada pekan pertama Mei.

Hingga laporan ini ditulis, sejak Oktober 2023 tindakan Israel di Tepi Barat dilaporkan menyebabkan lebih dari 1.155 orang gugur, 11.750 orang luka, dan 22.000 penangkapan. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian angka-angka tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan upaya klarifikasi sedang dilakukan dengan pihak terkait.

Photo by: Faruk Yıldız, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.