Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

PBB: 40.000-42.000 Warga Palestina Terdampak Penggusuran di Tepi Barat Sejak 2025

Admin May 9, 2026 at 15:04
PBB: 40.000-42.000 Warga Palestina Terdampak Penggusuran di Tepi Barat Sejak 2025

Berdasarkan laporan Quds News Network yang mengutip pernyataan Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq, sekitar 40.000–42.000 warga Palestina telah mengalami penggusuran di Tepi Barat sejak awal 2025. Menurut data yang dikutip, kebijakan Israel, operasi militer, dan kekerasan oleh pemukim menjadi penyebab utama perpindahan massal ini. Sumber lokal menyebutkan bahwa pembongkaran rumah terus berlanjut, dan 42 orang terdampak hanya pada pekan pertama Mei.

Hingga laporan ini ditulis, sejak Oktober 2023 tindakan Israel di Tepi Barat dilaporkan menyebabkan lebih dari 1.155 orang gugur, 11.750 orang luka, dan 22.000 penangkapan. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian angka-angka tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan upaya klarifikasi sedang dilakukan dengan pihak terkait.

Photo by: Faruk Yıldız, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.