Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Negosiasi Gaza Mandek, Ribuan Warga Palestina Gugur dan Tertimbun Puing

Admin May 8, 2026 at 16:03
Negosiasi Gaza Mandek, Ribuan Warga Palestina Gugur dan Tertimbun Puing

Berdasarkan laporan dari The Jerusalem Post dan Haaretz, negosiasi mengenai pelucutan senjata Hamas dalam kerangka rencana perdamaian 20 poin yang dipimpin Amerika Serikat saat ini terhenti.

Menurut data yang dikutip, Hamas menyatakan kesediaan teoritis untuk menghancurkan persenjataannya namun mengajukan syarat-syarat keras, termasuk penarikan penuh pasukan Israel, amnesti bagi anggotanya, dan penempatan pasukan stabilisasi internasional untuk mencegah aksi pembunuhan. Sebaliknya, Israel menegaskan bahwa proses demiliterisasi harus dilakukan terlebih dahulu sebelum ada penarikan.

Hingga laporan ini ditulis, kebuntuan tersebut semakin diperumit oleh perluasan kontrol teritorial Israel di Jalur Gaza, yang diperkirakan telah mencapai sekitar 59% wilayah Gaza menurut salah satu sumber. Menurut data lain, gencatan senjata relatif stabil dalam beberapa waktu terakhir, dan kekurangan tekanan dari administrasi AS disebut-sebut turut berkontribusi pada minimnya kemajuan diplomatik sehingga memungkinkan Israel lebih lanjut mengonsolidasikan kontrolnya.

Sumber lokal menyebutkan bahwa krisis kemanusiaan di Gaza sangat parah: ribuan jenazah warga Palestina yang gugur masih tertimbun di bawah puing-puing bangunan yang runtuh. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah pasti korban maupun kondisi rinci di semua lokasi yang terdampak.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari semua pihak terkait dan akan memperbarui laporan bila informasi tambahan tersedia.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.