Kepala PBB Khawatir atas Penutupan Perbatasan Gaza oleh Israel dan Penghentian Bantuan
Berdasarkan laporan dari juru bicara Sekjen PBB, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mengungkapkan keprihatinan mendalam atas keputusan Israel menutup semua pos perbatasan menuju Jalur Gaza dan menghentikan masuknya bantuan kemanusiaan. Juru bicara menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan “sangat penting bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan warga sipil di Gaza”.
Menurut data dari sejumlah media, termasuk laporan yang menyebutkan penutupan pos Kerem Shalom dan Rafah, kebijakan itu diberlakukan pada 8 Juni 2026 menyusul eskalasi militer regional. Hingga laporan ini ditulis, pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza dilaporkan terhenti sepenuhnya, sementara akses bagi organisasi kemanusiaan menjadi sangat terbatas.
Sumber lokal menyebutkan sejumlah warga Palestina gugur dan banyak lainnya mengalami kekurangan makanan serta obat-obatan; belum dapat diverifikasi secara independen. PBB dan badan-badan kemanusiaan memperingatkan bahwa penutupan perbatasan dan penghentian aliran bantuan berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah parah di wilayah itu.
Menurut pernyataan pejabat Israel yang dikutip media, otoritas mempertahankan bahwa penghentian sementara arus bantuan dilakukan atas dasar penilaian keamanan dan bahwa volume makanan yang dikirim sejak berlangsungnya gencatan senjata sebelumnya dianggap mencukupi kebutuhan nutrisi populasi. Pernyataan itu menyebut pembaruan akan diberikan sejalan dengan perkembangan penilaian keamanan.
Berdasarkan laporan dari PBB, Sekjen Guterres menyerukan agar akses kemanusiaan segera dipulihkan tanpa hambatan untuk mencegah penderitaan yang lebih luas. PBB juga menegaskan perlunya penjaminan keamanan bagi personel bantuan dan rute distribusi agar suplai dapat mencapai warga sipil yang paling membutuhkan.
Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim terkait jumlah korban dan detail penutupan perbatasan. Belum dapat diverifikasi secara independen semua informasi yang beredar, dan perkembangan situasi akan terus dipantau.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel