Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Kepala PBB Khawatir atas Penutupan Perbatasan Gaza oleh Israel dan Penghentian Bantuan

Admin June 9, 2026 at 01:04
Kepala PBB Khawatir atas Penutupan Perbatasan Gaza oleh Israel dan Penghentian Bantuan

Berdasarkan laporan dari juru bicara Sekjen PBB, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mengungkapkan keprihatinan mendalam atas keputusan Israel menutup semua pos perbatasan menuju Jalur Gaza dan menghentikan masuknya bantuan kemanusiaan. Juru bicara menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan “sangat penting bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan warga sipil di Gaza”.

Menurut data dari sejumlah media, termasuk laporan yang menyebutkan penutupan pos Kerem Shalom dan Rafah, kebijakan itu diberlakukan pada 8 Juni 2026 menyusul eskalasi militer regional. Hingga laporan ini ditulis, pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza dilaporkan terhenti sepenuhnya, sementara akses bagi organisasi kemanusiaan menjadi sangat terbatas.

Sumber lokal menyebutkan sejumlah warga Palestina gugur dan banyak lainnya mengalami kekurangan makanan serta obat-obatan; belum dapat diverifikasi secara independen. PBB dan badan-badan kemanusiaan memperingatkan bahwa penutupan perbatasan dan penghentian aliran bantuan berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah parah di wilayah itu.

Menurut pernyataan pejabat Israel yang dikutip media, otoritas mempertahankan bahwa penghentian sementara arus bantuan dilakukan atas dasar penilaian keamanan dan bahwa volume makanan yang dikirim sejak berlangsungnya gencatan senjata sebelumnya dianggap mencukupi kebutuhan nutrisi populasi. Pernyataan itu menyebut pembaruan akan diberikan sejalan dengan perkembangan penilaian keamanan.

Berdasarkan laporan dari PBB, Sekjen Guterres menyerukan agar akses kemanusiaan segera dipulihkan tanpa hambatan untuk mencegah penderitaan yang lebih luas. PBB juga menegaskan perlunya penjaminan keamanan bagi personel bantuan dan rute distribusi agar suplai dapat mencapai warga sipil yang paling membutuhkan.

Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim terkait jumlah korban dan detail penutupan perbatasan. Belum dapat diverifikasi secara independen semua informasi yang beredar, dan perkembangan situasi akan terus dipantau.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.