Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi

Keluarga Korban Serangan Israel di Beirut Menuntut Keadilan

Admin May 22, 2026 at 09:04
Keluarga Korban Serangan Israel di Beirut Menuntut Keadilan

Berdasarkan laporan, keluarga-keluarga Lebanon berdiri di depan bangunan mereka yang hancur di pusat Beirut dan berjanji memperjuangkan keadilan setelah serangan udara Israel menewaskan anggota keluarga mereka.
Menurut data, pada 8 April, beberapa jam setelah gencatan senjata diumumkan antara Amerika Serikat dan Iran, Israel melancarkan gelombang serangan udara besar-besaran di seluruh Lebanon, termasuk di jantung ibu kota, yang menurut laporan menewaskan lebih dari 350 orang. Belum dapat diverifikasi secara independen.
Sumber lokal menyebutkan serangan itu mengenai sebuah gedung di distrik Tallet al-Khayat yang bernuansa makmur di pusat kota. Di gedung tersebut, ibu dan saudara laki-laki Wael Sabbagh serta orang tua dan kerabat lain milik Ghida Krisht dilaporkan tewas; total sembilan orang dikabarkan tewas di bangunan itu.
“Saya kehilangan ibu, saudara laki-laki, rumah saya, masa kecil saya,” kata Sabbagh, yang kini tinggal di Meksiko, melalui pernyataan yang beredar di media sosial.
Hingga laporan ini ditulis, keluarga-keluarga korban menyatakan mereka akan menuntut pertanggungjawaban internasional dan lokal, sambil mengumpulkan bukti-bukti atas apa yang mereka sebut sebagai pembantaian terhadap warga sipil. Tim redaksi masih memverifikasi rincian kejadian serta identitas semua korban.
Sumber lokal menyebutkan para korban dan tetangga mereka hidup di kawasan itu selama puluhan tahun dan merasa aman sebelum serangan yang oleh sebagian warga disebut sebagai “Rabu Hitam” ini terjadi. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim lain terkait sasaran serangan dan motif di baliknya.
Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap dan anggota keluarga yang hilang atau tewas serta akan memperbarui laporan bila informasi tambahan tersedia.

Photo by: Ahmed akacha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.