Israel Bebaskan dan Deportasi Ratusan Aktivis yang Disita dari Flotila Menuju Gaza
Berdasarkan laporan, Israel mengumumkan akan membebaskan dan mendeportasi ratusan aktivis asing yang disita setelah penggerebekan terhadap sebuah flotila yang hendak menuju Jalur Gaza. Menurut data yang beredar, sekitar 430 aktivis dari berbagai negara ditahan oleh pasukan Israel meskipun insiden terjadi di perairan internasional.
Hingga laporan ini ditulis, sebagian besar aktivis dilaporkan telah dipulangkan melalui bandara Ramon dan rute penerbangan lain menuju negara asal mereka. Sumber lokal menyebutkan sejumlah negara, termasuk Turki, Spanyol, dan Yordania, telah mengerahkan dukungan atau mengirim pesawat untuk mengevakuasi warganya. Sementara itu, satu warga negara Israel masih menjalani proses hukum dan dilaporkan dibebaskan dengan syarat pembatasan tertentu.
Insiden itu memicu kecaman internasional dan beberapa negara memanggil duta besar Israel untuk memberi klarifikasi. Ada juga laporan video yang menunjukkan pejabat Israel menertawakan dan mengejek tahanan, serta tuduhan perlakuan yang dianggap merendahkan oleh kelompok hak asasi. Klaim-klaim mengenai perlakuan terhadap tahanan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Tim redaksi masih memverifikasi rincian resmi terkait jumlah pasti yang dideportasi, kondisi penahanan, dan kebijakan yang diterapkan pada aktivis yang dibebaskan. Informasi lebih lanjut akan menyusul setelah konfirmasi dari pihak berwenang dan sumber internasional.
Photo by: Ahmed akacha, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship