Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori Presiden Suriah Tolak Intervensi Militer di Lebanon, Dukung Monopoli Senjata oleh Negara Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori Presiden Suriah Tolak Intervensi Militer di Lebanon, Dukung Monopoli Senjata oleh Negara

Pasukan Israel Semprotkan Gas Air Mata ke Jurnalis di Tal Pasca Bentrokan Nablus

Admin July 26, 2026 at 05:04
Pasukan Israel Semprotkan Gas Air Mata ke Jurnalis di Tal Pasca Bentrokan Nablus

Berdasarkan laporan Al Jazeera, pada 25 Juli 2026 pasukan Israel menyemprotkan gas air mata kepada warga Palestina dan jurnalis yang meliput di desa Tal, di dekat Nablus. Menurut data yang beredar, insiden itu terjadi sehari setelah bentrokan maut yang menewaskan empat warga Palestina — yang dilaporkan gugur — dan dua tentara Israel yang tewas. Sumber lokal menyebutkan pula adanya laporan pemukiman pembakar yang membakar rumah dan kendaraan di kawasan tersebut.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah penyemprotan gas itu merupakan tindakan terkoordinasi terhadap wartawan atau langkah untuk membubarkan kerumunan. Hingga laporan ini ditulis, tidak ada konfirmasi resmi tambahan mengenai jumlah korban luka di kalangan warga sipil atau jurnalis. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lapangan dan upaya penegak hukum untuk keterangan resmi.

Laporan awal menyebutkan para jurnalis dipaksa mundur karena efek gas, namun rincian lebih lanjut tentang identitas mereka dan kondisi kesehatan belum tersedia. Tim redaksi masih memverifikasi sumber-sumber lokal dan rekaman yang beredar sebelum mempublikasikan keterangan lebih lanjut.

Sumber: Al Jazeera, 25 Juli 2026.

Photo by: Tahir Xəlfəquliyev, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.