AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

Global Sumud Flotilla: Kapal-kapal Israel Serang Armada Bantuan Gaza untuk Kedua Kalinya

Admin May 20, 2026 at 00:05
Global Sumud Flotilla: Kapal-kapal Israel Serang Armada Bantuan Gaza untuk Kedua Kalinya

Berdasarkan laporan Anadolu Agency, Global Sumud Flotilla menyatakan pada Selasa bahwa kapal-kapal militer Israel terus menyerang dan menaiki armada bantuan kemanusiaan mereka di perairan internasional saat konvoi tersebut bergerak menuju Jalur Gaza. “Interception continues. IOF (Israeli army) military vessels are currently illegally boarding our fleet,” kata penyelenggara dalam pernyataan yang dikutip.

Menurut data dari penyelenggara, 10 kapal kemanusiaan berhasil lolos setelah mengalami “22 jam serangan Israel di perairan internasional” dan kini berlayar menuju Gaza. “Kapal-kapal tersebut saat ini berada sekitar 121 mil nautika dari pantai Gaza,” bunyi pernyataan yang disampaikan oleh Global Sumud Flotilla.

Sumber lokal menyebutkan bahwa para aktivis berada dalam kondisi siaga tinggi dan menegaskan bahwa mereka menolak untuk diintimidasi saat melanjutkan perjalanan menuju perairan Gaza. Sebelumnya situs berita Israel Walla, yang mengutip sumber keamanan tak bernama, melaporkan operasi intersepsi oleh angkatan bersenjata Israel, namun rincian tersebut belum dikonfirmasi lebih lanjut.

Hingga laporan ini ditulis belum ada informasi yang dapat diverifikasi secara independen mengenai korban jiwa atau luka akibat insiden ini. Belum ada keterangan resmi yang mengonfirmasi penahanan atau jumlah peserta yang terdampak; Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang beredar.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada kerusakan signifikan pada kapal-kapal atau barang-barang bantuan. Tim redaksi akan memperbarui berita ini jika informasi baru dan terverifikasi tersedia.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.