Dua Warga Palestina Gugur, Empat Luka Akibat Tembakan Israel di Gaza Meski Gencatan Senjata
Berdasarkan laporan dari sumber medis dan kantor berita, dua warga Palestina gugur dan empat lainnya terluka akibat tembakan Israel di Jalur Gaza pada hari Senin, yang merupakan pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata yang sedang berlangsung.
Menurut data yang disampaikan oleh sumber medis setempat kepada Anadolu Agency, jenazah seorang pria Palestina dan dua orang yang terluka tiba di Nasser Medical Complex di bagian barat Khan Younis setelah serangan di dekat bundaran Bani Suheila. Dua korban lainnya dilaporkan dirawat di fasilitas kesehatan yang berbeda.
Sumber lokal menyebutkan bahwa sebuah drone Israel menembakkan serangan ke arah sekelompok warga sipil di sekitar Bani Suheila, menyebabkan terjadinya korban. Saksi mata juga melaporkan bahwa pada insiden berbeda seorang anak Palestina meninggal akibat luka yang diderita dari serangan drone di Bani Suheila pada hari Kamis, dan dua pemuda mengalami luka, salah satunya dalam kondisi kritis, akibat penembakan di kamp pengungsi Jabalia.
Menurut data yang dihimpun tim medis, total korban dalam insiden hari Senin adalah dua gugur dan empat luka. Hingga laporan ini ditulis, tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut mengenai identitas korban dan kronologi serangan.
Belum dapat diverifikasi secara independen klaim pihak-pihak terkait mengenai motif serangan atau apakah korban merupakan sasaran tertentu. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan mengabarkan perkembangan selanjutnya ketika konfirmasi lebih lanjut tersedia.
Insiden ini menambah daftar pelanggaran selama periode gencatan senjata yang telah diumumkan, dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga sipil yang tetap menghadapi ancaman kekerasan meski ada kesepakatan penghentian permusuhan.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship