Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi

AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi

Admin May 28, 2026 at 08:03
AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi

Berdasarkan laporan, Departemen Keuangan Amerika Serikat telah memasukkan kembali pakar khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, Francesca Albanese, ke dalam daftar individu yang dikenai sanksi. Menurut data di situs resmi departemen, langkah ini dilakukan beberapa hari setelah sanksi tersebut sempat dicabut menyusul putusan pengadilan federal yang menyatakan kemungkinan pelanggaran terhadap hak kebebasan berbicara Albanese oleh pemerintahan sebelumnya. Trump administration awalnya menjatuhkan sanksi pada Juli 2025 dengan tudingan melakukan “kegiatan yang berpihak dan berniat jahat”, termasuk rekomendasi agar Pengadilan Kriminal Internasional mengambil tindakan terhadap pejabat, perusahaan, dan eksekutif AS dan Israel. Hingga laporan ini ditulis, belum ada pernyataan tambahan dari Departemen Keuangan AS maupun dari Albanese yang dapat dikonfirmasi. Sumber lokal menyebutkan reaksi beragam terhadap keputusan ini, namun rincian dampak kebijakan belum jelas. Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang berkaitan dengan motif dan konsekuensi sanksi tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi informasi terkait latar belakang dan implikasi langkah ini.

Photo by: Mathias Reding, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.