Israel Melancarkan Serangan Militer ke Suriah, PBB Mengecam
Berdasarkan laporan, pasukan Israel melancarkan operasi militer ke wilayah Suriah pada hari ini, memicu kecaman dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Serangan dilaporkan menargetkan beberapa titik di dekat Dataran Tinggi Golan yang dikuasai, wilayah yang menjadi sumber ketegangan berkepanjangan antara Israel dan Suriah.
Menurut data yang disampaikan pejabat internasional dan laporan media, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, yang sedang melakukan kunjungan ke Damaskus, mengecam pelanggaran kedaulatan Suriah dan menyerukan agar pelanggaran semacam itu dihentikan. Guterres juga menyinggung pentingnya pencabutan beberapa sanksi terhadap Suriah yang menurutnya memperburuk krisis kemanusiaan.
Sumber lokal menyebutkan adanya korban dan kerusakan material akibat serangan udara dan/atau aksi militer darat di beberapa lokasi. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah pasti korban maupun identitas mereka. Hingga laporan ini ditulis, tidak ada konfirmasi resmi dari pihak militer Israel atau pemerintah Suriah yang dapat diverifikasi secara independen.
Menurut data sementara dari saksi dan sumber lapangan, beberapa fasilitas militer serta infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim tersebut serta kronologi serangan.
PBB menegaskan kembali seruannya agar semua pihak menghormati kedaulatan negara dan menghindari eskalasi yang dapat memperluas konflik regional. Sementara itu, komunitas internasional diminta untuk memantau perkembangan dan menambah upaya diplomatik guna meredam ketegangan.
Catatan redaksi: dalam pemberitaan ini kami menggunakan istilah ‘gugur’ untuk korban yang berasal dari komunitas Muslim, dan istilah ‘tewas’ untuk korban yang diketahui bukan Muslim atau yang berasal dari kelompok seperti Hizbullah atau Iran. Saat ini, status keagamaan dan afiliasi sebagian korban belum dapat dipastikan; Tim redaksi masih memverifikasi informasi tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen keseluruhan klaim yang beredar di media sosial dan laporan awal lapangan.
Photo by: Ivan Hassib, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel