AS ‘Empati Bunuh Diri’ bagi Israel saat Gaza Menghadapi Kiamat, menurut Mouin Rabbani
Berdasarkan laporan dalam episode Palestine This Week bersama Mouin Rabbani, Gaza digambarkan sedang menghadapi “apocalypse” akibat serangkaian operasi militer Israel yang menurut penilaiannya merupakan bagian dari kebijakan puluhan tahun yang mengarah pada apa yang disebutnya sebagai genosida.
Menurut data dan analisis yang dipaparkan dalam program tersebut, ada rencana berjenjang untuk wilayah pendudukan Tepi Barat yang dapat dimaknai sebagai proses pembersihan etnis: pertama memperkuat praktik apartheid, kemudian mengosongkan daerah pedesaan, memaksa penduduk Palestina ke kota-kota, dan akhirnya menciptakan kondisi yang memungkinkan pengusiran massal.
Episode ini juga menyorot rencana Gaza yang diusulkan oleh Mladenov, tindakan penghinaan oleh Menteri Keamanan Publik Itamar Ben-Gvir terhadap aktivis flotila, serta normalisasi politik sayap kanan Israel yang semakin diterima di tingkat internasional. Selain itu dibahas istilah yang dipakai oleh beberapa pengamat, yakni “suicidal empathy for Israel” yang ditujukan kepada kebijakan luar negeri AS dalam konflik ini.
Menurut laporan, ada upaya diplomatik yang lebih luas: usaha mantan Presiden AS untuk mengaitkan negosiasi dengan Iran pada Abraham Accords, serta kabar tentang langkah AS-Israel untuk mencabut peranan Yordania sebagai pemelihara status quo Masjid Al-Aqsa. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tertentu terkait negosiasi tingkat tinggi ini.
Sumber lokal menyebutkan warga sipil Palestina, mayoritas Muslim, gugur dalam gelombang serangan dan pengepungan yang berlangsung, sementara beberapa pejuang non-Muslim dan elemen Hizbullah atau yang terkait Iran dilaporkan tewas di kancah pertempuran di perbatasan Lebanon. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah dan identitas korban.
Hingga laporan ini ditulis, gencatan senjata masih belum tercapai dan tekanan internasional terhadap pihak-pihak yang berkonflik terus meningkat. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa klaim penting yang muncul dalam episode tersebut dan akan memperbarui laporan bila informasi tambahan tersedia.
Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship