Anak Negosiator Hamas Khalil al-Hayya Gugur dalam Serangan Udara Israel di Gaza
Berdasarkan laporan, sebuah serangan udara Israel di Kota Gaza pada 7 Mei 2026 membuat Azzam al-Hayya, anak dari penegosiasi utama Hamas Khalil al-Hayya, gugur. Menurut data yang disampaikan beberapa media internasional dan pernyataan Hamas, Azzam, yang berusia 32 tahun, menjadi salah satu korban dalam gelombang serangan yang berlangsung pada hari itu.
Menurut data, serangan pada hari yang sama dilaporkan menyebabkan gugurnya lima warga Palestina, termasuk seorang kolonel polisi senior. Hamas mengecam insiden tersebut sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani pada Oktober 2025 dan menuduh Israel menargetkan keluarga pejabat untuk memaksakan konsesi dalam negosiasi.
Sumber lokal menyebutkan bahwa pembicaraan mediasi di Kairo antara Hamas, pihak pemberi mediasi, dan perwakilan internasional mengalami kebuntuan, terutama terkait tuntutan pelucutan senjata dari pihak Hamas sebagai prasyarat. Hingga laporan ini ditulis, negosiasi dikabarkan masih terhenti dan opsi militer penuh kembali dibahas di kalangan pejabat keamanan Israel.
Hingga laporan ini ditulis, situasi kemanusiaan di Gaza terus memburuk. Menurut data yang beredar, lebih dari 840 korban jiwa telah tercatat sejak penandatanganan gencatan senjata pada Oktober 2025, sementara kelangkaan obat, kerusakan infrastruktur, dan krisis air bersih semakin memperparah kondisi warga sipil.
Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang dibuat oleh pihak-pihak terkait, termasuk rincian korban dan motif serangan. Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap peristiwa dan keterangan resmi dari pihak Israel dan mediator internasional.
Sumber lokal dan pernyataan resmi dari Hamas menjadi rujukan awal atas informasi ini, namun perkembangan lebih lanjut diharapkan dari konfirmasi pihak berwenang dan laporan lapangan independen.
Photo by: Abdallah Egbareia, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship