Lebanon Terbaru: Evakuasi Massal Saat Israel Perluas Serangan
Berdasarkan laporan Al Jazeera dari selatan Lebanon oleh Obaida Hitto dan ringkasan Associated Press, serangan militer Israel meningkat tajam di kawasan selatan Lebanon dan pinggiran Beirut, memicu gelombang evakuasi massal. Sumber lokal menyebutkan ribuan warga meninggalkan rumah mereka di kota-kota seperti Tyre dan beberapa suburbia Beirut untuk mencari tempat yang lebih aman.
Menurut data Associated Press, serangan udara dan pengeboman di Lebanon selatan menewaskan setidaknya 14 orang pada hari terakhir eskalasi, termasuk perempuan dan anak-anak. Sejumlah warga sipil dilaporkan gugur, dan seorang tentara Lebanon juga gugur dalam serangan yang meluas. Sementara itu, serangan drone yang dikaitkan dengan Hezbollah menewaskan seorang tentara Israel di wilayah utara Israel.
Hingga laporan ini ditulis, lebih dari satu juta orang di Lebanon telah mengungsi sejak konflik meningkat pada Maret 2026, menambah tekanan pada layanan kemanusiaan dan fasilitas pengungsian yang sudah kewalahan. Sumber lokal menyebutkan proses evakuasi berlangsung cepat dan terkadang kacau, dengan keluarga meninggalkan rumah hanya membawa barang-barang terbatas.
Pemerintah Israel menyatakan operasi diperluas untuk menanggapi penggunaan drone oleh Hezbollah dan ancaman lain terhadap keamanan perbatasan. Hezbollah sendiri mengecam pembicaraan keamanan yang difasilitasi di Washington dan menyerukan agar pemerintah Lebanon menarik diri dari proses diplomatik tersebut.
Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah klaim kerusakan dan korban yang disampaikan kedua belah pihak. Tim redaksi masih memverifikasi rincian korban dan lokasi serangan yang berubah cepat.
Kondisi sipil yang memburuk dan meningkatnya jumlah pengungsi memicu kekhawatiran internasional. Organisasi bantuan dan pengamat kemanusiaan memperingatkan bahwa jika serangan terus meluas, krisis kemanusiaan di Lebanon akan semakin parah.
Tim redaksi akan terus memantau perkembangan dan memperbarui laporan ini ketika informasi baru tersedia. Belum dapat diverifikasi secara independen semua pernyataan terkait tanggung jawab serangan dan jumlah korban akhir.
Photo by: Jo Kassis, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship