Serangan Israel di Lebanon Selatan Gugurkan Lima Orang, Hezbollah Balas dengan Rudal ke Utara Israel
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, serangkaian serangan udara Israel pada Jumat dilaporkan menggugurkan sedikitnya lima orang di Lebanon selatan, termasuk seorang paramedis. Menurut data, empat korban gugur di desa Toura dan satu paramedis gugur dekat Kfar Chouba. Hingga laporan ini ditulis, Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan mengikuti peringatan evakuasi untuk beberapa desa di provinsi Tyre.
Hezbollah membalas dengan menembakkan rudal ke wilayah utara Israel dari Nahariya hingga Teluk Haifa; beberapa rudal berhasil dicegat oleh pertahanan udara dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan di pihak Israel, meskipun satu rumah mengalami kerusakan. Berdasarkan laporan Ynet, serangan juga disertai serangan drone yang melukai tiga tentara IDF dan penemuan sebuah drone di atap sebuah sekolah di Nahariya.
Menurut data, gencatan senjata yang diumumkan pada 17 April tetap nominal karena bentrokan seperti ini terus berlangsung. Presiden Lebanon dan pejabat Uni Eropa menyerukan tekanan internasional untuk menegakkan gencatan senjata, sementara Perdana Menteri Israel menyatakan gencatan tersebut “disintegrating” dalam pernyataan yang dilaporkan.
Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim di lapangan, dan Tim redaksi masih memverifikasi rincian korban serta kronologi penuh serangan. Sumber lokal menyebutkan situasi kemanusiaan di beberapa desa semakin memburuk akibat peringatan evakuasi dan gangguan layanan.
Photo by: YL Lew, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship