Ribuan Warga Palestina Gugur; Serangan Israel di Gaza dan Lebanon Tewaskan Puluhan
Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Palestina yang dikutip oleh Syrian Arab News Agency (SANA), jumlah korban meninggal akibat agresi Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 72.737 orang gugur, dengan 172.539 orang luka-luka. Menurut data yang dirilis, upaya penyelamatan masih terhambat oleh runtuhan dan operasi militer yang berlangsung di Gaza dan Tepi Barat.
Hingga laporan ini ditulis, jumlah korban akibat serangan Israel di Lebanon dilaporkan mencapai 222 orang tewas. Sumber lokal menyebutkan kementerian kesehatan Lebanon melaporkan 39 orang tewas dalam satu hari karena serangan udara intens, termasuk tujuh orang tewas di Saksakiyeh dan seorang anak.
Insiden lain yang dilaporkan: Israel mendeportasi dua aktivis, Saif Abukeshek dan Thiago Ávila, setelah mencegat sebuah flotila bantuan berjumlah 22 kapal dan 175 peserta di perairan internasional dekat Kreta; kedua pria itu ditangkap dan dideportasi—Israel menyebut mereka “provokator”, sementara Spanyol dan Brasil mengecam tindakan itu sebagai “penculikan”.
Menurut Associated Press, gencatan senjata yang rapuh di Gaza terus terganggu; sebuah serangan udara Israel di Khan Younis menewaskan dua orang, termasuk seorang polisi Hamas yang gugur. Sejak dimulainya gencatan, dilaporkan sekitar 850 warga Palestina gugur dan 4 tentara Israel tewas.
Dalam aksi balasan, Hezbollah melancarkan serangan drone ke wilayah utara Israel yang melukai tiga tentara Israel. Perkembangan kekerasan yang meningkat sejak Maret telah menyebabkan ribuan korban di kedua sisi perbatasan.
Belum dapat diverifikasi secara independen beberapa rincian terkait sasaran dan tanggapan militer yang diklaim pihak-pihak terkait. Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan di lapangan dan rincian korban sebelum konfirmasi akhir.
Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship