Perlakuan terhadap Aktivis Konvoi Bantuan Gaza oleh Menteri Israel Picu Kecaman Internasional
Berdasarkan laporan, video yang dipublikasikan oleh Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu kecaman luas setelah memperlihatkan aktivis-aktivis konvoi bantuan Gaza yang ditangkap dalam keadaan terikat dan berlutut. Menurut data, sekitar 430 aktivis dari konvoi “Global Sumud Flotilla” dicegah oleh pasukan angkatan laut Israel saat berlayar di perairan internasional menuju Gaza.
Sumber lokal menyebutkan rekaman tersebut menampilkan Ben-Gvir mengejek para tahanan di Pelabuhan Ashdod sambil melambaikan bendera Israel. Potongan video itu segera memancing reaksi keras dari sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Italia, Spanyol, dan Korea Selatan, yang menyebut perlakuan tersebut tidak manusiawi dan mengurangi martabat manusia.
Hingga laporan ini ditulis, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah mengecam tindakan menteri tersebut sebagai tidak sesuai dengan nilai-nilai Israel dan memerintahkan deportasi cepat terhadap para aktivis. Menurut beberapa laporan internasional, Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) dikabarkan sedang mempertimbangkan surat perintah penangkapan terhadap beberapa pejabat sayap kanan Israel terkait dugaan pelanggaran hak asasi; klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Beberapa pemerintah Eropa bahkan memanggil duta besar Israel untuk memberikan penjelasan, sementara seruan agar Israel mempertanggungjawabkan perlakuan terhadap tahanan terus menggema di forum internasional. Di sisi lain, pejabat Israel mempertahankan tindakan angkatan laut sebagai penegakan blokade yang menurut mereka sah, dan menyebut sebagian aktivis sebagai bagian dari aksi propaganda yang berafiliasi dengan kelompok yang dinilai berbahaya oleh Tel Aviv.
Menurut laporan media, pemerintah AS juga menerapkan sanksi terhadap beberapa individu yang dinyatakan pro-teroris oleh otoritasnya; informasi ini sedang ditindaklanjuti dan belum dapat diverifikasi sepenuhnya oleh tim redaksi.
Sumber lokal menyebutkan bahwa para aktivis sempat ditahan di dermaga sebelum diproses untuk deportasi. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut terkait kronologi penangkapan, identitas para aktivis, serta klaim-klaim terkait keterkaitan organisasi tertentu.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada korban jiwa dalam insiden ini; laporan resmi dari otoritas Israel dan pernyataan dari organisasi penyelenggara konvoi masih terus diproses. Tim redaksi masih memverifikasi seluruh informasi dan akan mengabarkan pembaruan bila data baru tersedia.
Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship