Urusan Sosial di Deir ez-Zor Minta Pengungsi Daftar dan Datangi Komite Lingkungan Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel Urusan Sosial di Deir ez-Zor Minta Pengungsi Daftar dan Datangi Komite Lingkungan Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel

Netanyahu Puji Angkatan Laut Usai Merazia Flotila Menuju Gaza

Admin May 19, 2026 at 14:05
Netanyahu Puji Angkatan Laut Usai Merazia Flotila Menuju Gaza

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji personel angkatan laut setelah operasi yang menargetkan flotila Global Sumud yang disebut-sebut hendak menuju Gaza.

Menurut data yang dihimpun dari Middle East Eye, AP, BBC, dan sumber lain, flotila yang dipimpin aktivis internasional itu terdiri dari lebih dari 50 kapal dan sekitar 460-500 aktivis dari puluhan negara. Operasi penyergapan dilaporkan berlangsung di perairan internasional dekat Siprus, dengan pasukan Israel mendarat di sejumlah kapal siang hari.

Sumber lokal menyebutkan penyelenggara flotila menyatakan misi tersebut bersifat kemanusiaan, sedangkan pernyataan resmi Israel menuduh bahwa kapal-kapal itu tidak membawa bantuan nyata dan terkait dengan kelompok yang terlibat dalam insiden Mavi Marmara pada 2010. Netanyahu memuji pasukan angkatan laut dan pasukan komando karena “menghalau provokasi” yang menurutnya bertujuan membuka isolasi terhadap kelompok bersenjata di Gaza.

Hingga laporan ini ditulis, tidak ada laporan korban jiwa dalam operasi tersebut; klaim mengenai korban belum dapat diverifikasi secara independen.

Insiden ini memicu kecaman dari beberapa negara, termasuk Turki dan Spanyol, yang menyebut tindakan Israel sebagai pelanggaran hukum internasional atau tindakan perompakan. Peristiwa ini juga memicu perdebatan mengenai legalitas penegakan blokade dan intervensi di perairan internasional.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian operasi, termasuk jumlah pasti kapal yang diboarding, daftar awak dan aktivis, serta bukti yang mendukung klaim kedua belah pihak. Tim redaksi akan memperbarui laporan jika ada informasi baru yang dapat diverifikasi.

Photo by: cottonbro studio, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.