Bahasa Rohingya: Kekayaan Serapan Arab-Persia dan Aksara Hanifi sebagai Simbol Identitas Uskup Agung Latin Yerusalem Kardinal Pizzaballa Kunjungi Gaza untuk Menunjukkan Solidaritas Tindakan Global Tegas Kunci Meredam Kekejaman di Sudan Wali Kota New York Mamdani Kutuk Pembunuhan yang Berlanjut di Gaza dan Kecam AIPAC Peselancar Gaza Mencari Ketenangan di Tengah Perang Safadi dan Kallas Bahas Upaya Mengakhiri Eskalasi di Kawasan Suriah: Kekerasan Massa Menyerang Kelompok yang Dituduh Terkait Era Assad Kerusakan Bangunan di Lebanon Akibat Serangan Israel Diperkirakan Capai 1,38 Miliar Dolar AS Presiden Turki Waspadai Upaya Merongrong Kesepakatan AS-Iran Spionase, Penculikan, Pembunuhan: Kesaksian Ungkap Wajah Tersembunyi Milisi Kolaborator di Gaza Bahasa Rohingya: Kekayaan Serapan Arab-Persia dan Aksara Hanifi sebagai Simbol Identitas Uskup Agung Latin Yerusalem Kardinal Pizzaballa Kunjungi Gaza untuk Menunjukkan Solidaritas Tindakan Global Tegas Kunci Meredam Kekejaman di Sudan Wali Kota New York Mamdani Kutuk Pembunuhan yang Berlanjut di Gaza dan Kecam AIPAC Peselancar Gaza Mencari Ketenangan di Tengah Perang Safadi dan Kallas Bahas Upaya Mengakhiri Eskalasi di Kawasan Suriah: Kekerasan Massa Menyerang Kelompok yang Dituduh Terkait Era Assad Kerusakan Bangunan di Lebanon Akibat Serangan Israel Diperkirakan Capai 1,38 Miliar Dolar AS Presiden Turki Waspadai Upaya Merongrong Kesepakatan AS-Iran Spionase, Penculikan, Pembunuhan: Kesaksian Ungkap Wajah Tersembunyi Milisi Kolaborator di Gaza

Kerusakan Bangunan di Lebanon Akibat Serangan Israel Diperkirakan Capai 1,38 Miliar Dolar AS

Admin June 23, 2026 at 04:04
Kerusakan Bangunan di Lebanon Akibat Serangan Israel Diperkirakan Capai 1,38 Miliar Dolar AS

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) dan Dewan Nasional untuk Penelitian Ilmiah Lebanon (CNRS) yang terkait pemerintah, biaya langsung kerusakan bangunan di selatan Lebanon akibat ofensif Israel diperkirakan mencapai 1,38 miliar dolar AS.

Menurut data dalam laporan tersebut, puing diperkirakan berjumlah sekitar 3,1 juta meter kubik. Laporan menemukan bahwa 11.095 bangunan sepenuhnya hancur, setara dengan 17.891 unit hunian. Selain itu 2.242 bangunan dilaporkan rusak sebagian, setara 5.219 unit hunian, sementara 9.311 bangunan mengalami kerusakan ringan, setara 18.282 unit hunian.

Penilaian ini mencakup wilayah selatan Sungai Litani, termasuk distrik Bint Jbeil, Marjayoun, Nabatieh, Tyre, dan Sidon. Sumber lokal menyebutkan kehancuran parah di kota Tyre setelah gelombang serangan yang terjadi pada hari kedua Idul Adha, dengan banyak kawasan permukiman dan fasilitas umum yang rusak berat.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah angka-angka ini mencakup seluruh kerusakan di wilayah lain di Lebanon atau kerusakan pada infrastruktur non-bangunan seperti jaringan listrik dan air. Hingga laporan ini ditulis, tim redaksi masih memverifikasi laporan lapangan tambahan, termasuk dampak terhadap pengungsi, layanan publik, dan laporan korban jiwa.

Tim redaksi masih memverifikasi data dan keterangan lapangan yang masuk dari berbagai sumber. Laporan penilaian yang dirilis UNDP dan CNRS menjadi dasar awal untuk perencanaan pemulihan, namun proses verifikasi dan penilaian lanjutan di lapangan diperlukan untuk menyusun estimasi komprehensif tentang kebutuhan rekonstruksi dan bantuan kemanusiaan.

Photo by: Jo Kassis, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.