AS Keluarkan Izin Umum Sementara 60 Hari untuk Minyak Iran
Berdasarkan laporan, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa Washington telah mengeluarkan izin umum sementara selama 60 hari yang membolehkan produksi, pemasokan, dan penjualan minyak serta produk petrokimia Iran ke AS.
Menurut data yang dikutip dari Reuters dan Al Jazeera, izin tersebut juga mencakup layanan perbankan dan transportasi terkait, namun mengecualikan transaksi yang berhubungan dengan Korea Utara, Kuba, dan Ukraina. Langkah ini dilaporkan merupakan bagian dari memorandum damai yang ditandatangani pekan lalu antara Washington dan Teheran; sebagai imbalannya, Iran berkomitmen untuk memastikan lalu lintas bebas melalui Selat Hormuz dan memberi akses kepada inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Hingga laporan ini ditulis, izin sementara itu berlaku selama 60 hari, efektif hingga 21 Agustus 2026. Dampak langsung terhadap pasar minyak dan lalu lintas maritim masih dipantau; sumber lokal menyebutkan bahwa lalu lintas maritim mulai pulih tetapi ketidakstabilan regional tetap berlanjut.
Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah rincian implementasi, termasuk mekanisme pengawasan perbankan dan ketentuan pengecualian. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim terkait perjanjian dan tanggapan pihak terkait.
Photo by: Anoop VS, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel