Suhu Diperkirakan Turun di Seluruh Suriah, Peluang Hujan di Beberapa Bagian Pesisir Bahasa Rohingya: Kekayaan Serapan Arab-Persia dan Aksara Hanifi sebagai Simbol Identitas Uskup Agung Latin Yerusalem Kardinal Pizzaballa Kunjungi Gaza untuk Menunjukkan Solidaritas Tindakan Global Tegas Kunci Meredam Kekejaman di Sudan Wali Kota New York Mamdani Kutuk Pembunuhan yang Berlanjut di Gaza dan Kecam AIPAC Peselancar Gaza Mencari Ketenangan di Tengah Perang Safadi dan Kallas Bahas Upaya Mengakhiri Eskalasi di Kawasan Suriah: Kekerasan Massa Menyerang Kelompok yang Dituduh Terkait Era Assad Kerusakan Bangunan di Lebanon Akibat Serangan Israel Diperkirakan Capai 1,38 Miliar Dolar AS Presiden Turki Waspadai Upaya Merongrong Kesepakatan AS-Iran Suhu Diperkirakan Turun di Seluruh Suriah, Peluang Hujan di Beberapa Bagian Pesisir Bahasa Rohingya: Kekayaan Serapan Arab-Persia dan Aksara Hanifi sebagai Simbol Identitas Uskup Agung Latin Yerusalem Kardinal Pizzaballa Kunjungi Gaza untuk Menunjukkan Solidaritas Tindakan Global Tegas Kunci Meredam Kekejaman di Sudan Wali Kota New York Mamdani Kutuk Pembunuhan yang Berlanjut di Gaza dan Kecam AIPAC Peselancar Gaza Mencari Ketenangan di Tengah Perang Safadi dan Kallas Bahas Upaya Mengakhiri Eskalasi di Kawasan Suriah: Kekerasan Massa Menyerang Kelompok yang Dituduh Terkait Era Assad Kerusakan Bangunan di Lebanon Akibat Serangan Israel Diperkirakan Capai 1,38 Miliar Dolar AS Presiden Turki Waspadai Upaya Merongrong Kesepakatan AS-Iran

AS Keluarkan Izin Umum Sementara 60 Hari untuk Minyak Iran

Admin June 22, 2026 at 21:04
AS Keluarkan Izin Umum Sementara 60 Hari untuk Minyak Iran

Berdasarkan laporan, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa Washington telah mengeluarkan izin umum sementara selama 60 hari yang membolehkan produksi, pemasokan, dan penjualan minyak serta produk petrokimia Iran ke AS.

Menurut data yang dikutip dari Reuters dan Al Jazeera, izin tersebut juga mencakup layanan perbankan dan transportasi terkait, namun mengecualikan transaksi yang berhubungan dengan Korea Utara, Kuba, dan Ukraina. Langkah ini dilaporkan merupakan bagian dari memorandum damai yang ditandatangani pekan lalu antara Washington dan Teheran; sebagai imbalannya, Iran berkomitmen untuk memastikan lalu lintas bebas melalui Selat Hormuz dan memberi akses kepada inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Hingga laporan ini ditulis, izin sementara itu berlaku selama 60 hari, efektif hingga 21 Agustus 2026. Dampak langsung terhadap pasar minyak dan lalu lintas maritim masih dipantau; sumber lokal menyebutkan bahwa lalu lintas maritim mulai pulih tetapi ketidakstabilan regional tetap berlanjut.

Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah rincian implementasi, termasuk mekanisme pengawasan perbankan dan ketentuan pengecualian. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim terkait perjanjian dan tanggapan pihak terkait.

Photo by: Anoop VS, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.