Duta Besar Israel Tegaskan Komitmen Gencatan Senjata dengan Lebanon Jika Hizbullah Tidak Melanggarnya
Berdasarkan laporan, Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter, menegaskan pada Kamis bahwa Tel Aviv tetap berkomitmen pada kesepakatan gencatan senjata dengan Lebanon dengan syarat Hizbullah tidak melanggarnya.
Menurut pernyataan yang diposting Leiter di platform X, “Jika Hizbullah tidak melanggar kesepakatan, itu akan dijalankan. Dalam segala keadaan, Israel mempertahankan haknya untuk menanggapi serangan terhadapnya dan untuk menggagalkan ancaman terhadap wilayah, warga, dan pasukannya.”
Menurut data, serangan Israel ke Lebanon sejak awal Maret telah menewaskan hampir 4.000 orang dan melukai lebih dari 11.800 lainnya. Sumber lokal menyebutkan lebih dari 1,2 juta orang terpaksa mengungsi akibat gelombang serangan dan pembalasan di wilayah perbatasan.
Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim terkait jumlah korban dan kondisi di lapangan belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan perkembangan terbaru dari pihak terkait.
Pernyataan Leiter datang di tengah ketegangan yang terus berlangsung di perbatasan Israel-Lebanon dan sorotan internasional atas dampak kemanusiaan dari konflik tersebut. Israel menegaskan komitmennya pada mekanisme gencatan yang disepakati bersama dengan Lebanon dan AS, namun juga menekankan hak untuk menindak jika perjanjian dilanggar oleh pihak manapun.
Photo by: www.kaboompics.com, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel