Krisis Timur Tengah: Israel Serang Target di Lebanon, Pembicaraan AS-Iran di Swiss Dibatalkan Perundingan AS-Iran di Swiss Dibatalkan Mendadak Saat Israel dan Hezbollah Bentrok di Lebanon UEA Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial Wazwan: Warisan Kuliner Megah Kashmir yang Merayakan Kebersamaan dan Kehormatan Perundingan AS-Iran Diragukan Setelah JD Vance Menunda Perjalanan ke Swiss Duta Besar Israel Tegaskan Komitmen Gencatan Senjata dengan Lebanon Jika Hizbullah Tidak Melanggarnya AS Angkat Blokade, Lalu Lintas Maritim ke dan dari Pelabuhan Iran Kembali Dibuka Trump Klaim ‘Tak Terbatas’ Kekuasaan setelah Perang dengan Iran Trump: Perang dengan Iran Tunjukkan ‘Tidak Ada Batas’ bagi Kekuasaan Saya Pejabat Iran Peringatkan AS akan Terima ‘Tamparan Lebih Keras’ Jika Kesepakatan Dilanggar Krisis Timur Tengah: Israel Serang Target di Lebanon, Pembicaraan AS-Iran di Swiss Dibatalkan Perundingan AS-Iran di Swiss Dibatalkan Mendadak Saat Israel dan Hezbollah Bentrok di Lebanon UEA Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial Wazwan: Warisan Kuliner Megah Kashmir yang Merayakan Kebersamaan dan Kehormatan Perundingan AS-Iran Diragukan Setelah JD Vance Menunda Perjalanan ke Swiss Duta Besar Israel Tegaskan Komitmen Gencatan Senjata dengan Lebanon Jika Hizbullah Tidak Melanggarnya AS Angkat Blokade, Lalu Lintas Maritim ke dan dari Pelabuhan Iran Kembali Dibuka Trump Klaim ‘Tak Terbatas’ Kekuasaan setelah Perang dengan Iran Trump: Perang dengan Iran Tunjukkan ‘Tidak Ada Batas’ bagi Kekuasaan Saya Pejabat Iran Peringatkan AS akan Terima ‘Tamparan Lebih Keras’ Jika Kesepakatan Dilanggar

Pejabat Iran Peringatkan AS akan Terima ‘Tamparan Lebih Keras’ Jika Kesepakatan Dilanggar

Admin June 19, 2026 at 07:05
Pejabat Iran Peringatkan AS akan Terima ‘Tamparan Lebih Keras’ Jika Kesepakatan Dilanggar

Berdasarkan laporan Middle East Eye, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa jika terjadi pelanggaran terhadap kesepakatan dengan Amerika Serikat, Iran tidak akan ragu memberikan respons. Menurut data yang diposting Ghalibaf di X, ia menulis: “Dalam hal itikad buruk, pelanggaran kontrak, dan tuntutan berlebihan dari pihak lawan, kami tidak ragu untuk memberikan respons yang menghancurkan terhadap musuh.” Ia menambahkan, “Mereka pernah ditampar selama perang; jika mereka ingin menapaki jalan itu lagi, mereka akan menerima tamparan yang lebih keras.” Hingga laporan ini ditulis, pernyataan tersebut Belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan pernyataan Ghalibaf mencerminkan kekhawatiran faksi-faksi garis keras di parlemen terhadap syarat-syarat yang dianggap merugikan bagi Iran. Tim redaksi masih memverifikasi detail lebih lanjut terkait konteks penuh dari pernyataan tersebut dan reaksi resmi dari pihak Amerika Serikat.

Photo by: Werner Pfennig, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.