Israel Gempur Gaza dan Lebanon dalam Pelanggaran Gencatan Senjata Harian
Berdasarkan laporan Anadolu dan beberapa media internasional, tentara Israel pada Sabtu (22/5/2026) kembali menggempur Jalur Gaza dan wilayah Lebanon meski ada gencatan senjata yang tengah diberlakukan. Menurut data medis setempat, dua warga Palestina dilaporkan terluka setelah sebuah drone Israel menjatuhkan bom pada sekelompok warga sipil di kota Jabalia, Gaza utara. Sumber lokal menyebutkan sebuah quadcopter menembakkan bom ke sebuah kamp pengungsi di timur Jabalia yang menampung warga yang tergenang pengungsian.
Selain serangan udara, tentara Israel juga diduga merobohkan rumah-rumah dan struktur di kawasan yang dikendalikan di timur komplek permukiman Shuja’iyya di timur Kota Gaza; saksi mata mengatakan terdengar ledakan keras akibat pembongkaran tersebut. Peledakan artileri berat dilaporkan menargetkan wilayah utara dan timur Beit Lahia. Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim mengenai sasaran dan korban belum dapat diverifikasi secara independen.
Di Lebanon, menurut data dari The Washington Post dan laporan media lain, serangan udara Israel di selatan Lebanon menewaskan sedikitnya 10 orang, termasuk enam paramedis yang tewas dan seorang gadis Suriah yang gugur. Haaretz melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir pasukan Israel juga menyatakan telah membunuh tujuh militan, termasuk lima anggota Hezbollah yang tewas.
Kekerasan berulang ini terjadi di tengah gencatan senjata yang dimediasi AS yang rapuh. Menurut beberapa pengamat dan kritik, badan diplomatik yang didukung AS disebut-sebut berpihak dalam penilaian terkait hambatan gencatan senjata, sesuatu yang memicu kecaman bahwa evaluasi tersebut mengabaikan kegagalan pihak Israel memenuhi kewajiban seperti menghentikan serangan udara dan membuka akses bantuan kemanusiaan.
Sumber lokal menyebutkan warga sipil di kedua sisi perbatasan hidup dalam suasana ketidakpastian tinggi, dengan sirene dan ledakan yang hampir setiap hari mengganggu kehidupan sipil. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lengkap terkait korban jiwa, target militer, dan klaim pihak-pihak yang berkonflik.
Belum dapat diverifikasi secara independen pula sejumlah klaim taktis yang dilontarkan kedua belah pihak mengenai pelanggaran gencatan senjata. Hingga laporan ini ditulis, upaya untuk memastikan jumlah korban dan detail serangan terus berlanjut, dan redaksi akan memperbarui berita jika informasi tambahan terkonfirmasi.
Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship