Empat Perempuan Gugur dalam Serangan Udara Israel di Maareke, Lebanon, Meski Gencatan Senjata
Berdasarkan laporan dari kantor berita Anadolu dan media Lebanon, Selasa, sebuah serangan udara Israel menargetkan sebuah rumah di kota Maareke di selatan Lebanon yang mengakibatkan empat perempuan tewas. Menurut data kantor berita negara NNA, tim pertahanan sipil menemukan jenazah empat perempuan dari reruntuhan setelah serangan di distrik Tyre.
Sumber lokal menyebutkan keempat perempuan tersebut adalah Muslim sehingga disebut gugur akibat serangan tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen, dan tim redaksi masih memverifikasi identitas serta latar belakang para korban.
Hingga laporan ini ditulis, tim penyelamat masih melakukan operasi pencarian untuk sebuah keluarga yang diyakini terjebak di bawah puing-puing bangunan yang hancur. Tim pertahanan sipil melaporkan upaya evakuasi dan pencarian yang berlanjut di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan lebih lanjut, serangan ini terjadi meski ada gencatan senjata yang dimediasi AS, yang mulai berlaku pada 17 April dan diperpanjang selama 45 hari sejak 17 Mei. Serangkaian serangan sebelumnya di kota-kota selatan Lebanon, termasuk Kherbet Selem dan Srifa, juga dilaporkan menewaskan beberapa orang dan menyebabkan kerusakan luas.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah serangan ini merupakan pelanggaran terisolasi atau bagian dari gelombang serangan yang lebih luas. Sumber lokal menyebutkan adanya peningkatan serangan udara di wilayah selatan dalam beberapa hari terakhir.
Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut, termasuk jumlah pasti korban, identitas keluarga yang hilang, dan klaim pihak-pihak yang terlibat. Kami akan memperbarui berita ini jika ada informasi resmi tambahan atau konfirmasi dari sumber independen.
Photo by: Monirul Islam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship