Blok Oposisi Israel Menguat, Jalan Netanyahu Menuju Mayoritas Makin Rumit
Berdasarkan laporan dari beberapa media Israel dan analisis politik terbaru, perpecahan dan konsolidasi partai menjelang Pemilu 2026 membentuk dinamika baru yang dapat menghambat upaya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk membentuk mayoritas.
Menurut data yang dirujuk oleh Haaretz dan survei Channel 12, blok oposisi saat ini mengantongi sekitar 59 kursi — dua kursi di bawah ambang mayoritas parlemen. Partai “Beyahad”, hasil penggabungan Naftali Bennett dan Yair Lapid, kini seri dengan Likud masing-masing pada angka sekitar 25 kursi, sementara koalisi pro-Netanyahu tercatat naik tipis menjadi 51 kursi dalam survei terakhir.
Berdasarkan laporan tentang manuver politik terbaru, koalisi Netanyahu juga mendorong sejumlah RUU kontroversial—termasuk pembatasan kebebasan akademik, peningkatan kontrol politik atas jabatan-jabatan negara senior, dan penyempitan kriteria kewarganegaraan berdasarkan Law of Return—sebagai strategi memperkuat basis sayap kanan menjelang pemilu.
Sumber lokal menyebutkan bahwa konsolidasi partai-partai kiri ke dalam formasi “The Democrats” dan upaya reunifikasi partai-partai Palestina ke dalam “Joint List” berpotensi menambah kekuatan tawar oposisi. Langkah reunifikasi ini diperkirakan dapat meningkatkan perwakilan suara Arab di parlemen dan memberi mereka peran penentu bila hasilnya tetap seimbang.
Namun, jalur oposisi menuju pemerintahan mayoritas tetap kompleks. Menurut pengamat, kunci masalah adalah penolakan Bennett untuk mengandalkan partai-partai Arab sebagai mitra koalisi—sebuah sikap yang menghambat pembentukan koalisi luas meski jumlah kursi oposisi mendekati mayoritas. Selain itu, runtuhnya dukungan terhadap tokoh-tokoh seperti Benny Gantz, yang dilaporkan mengalami penurunan dukungan tajam, turut memengaruhi peta kekuatan.
Hingga laporan ini ditulis, klaim tentang potensi koalisi dan negosiasi antarpartai masih berubah cepat. Beberapa pernyataan strategis dari faksi-faksi politik Belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi detail negosiasi internal dan sumber-sumber terkait langkah legislatif yang dikaitkan dengan upaya konsolidasi basis politik.
Photo by: aboodi vesakaran, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship