AS Menanti Jawaban Iran atas Usulan Gencatan Senjata yang Dimediasi Pakistan
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, pemerintah Amerika Serikat kini menanti jawaban Iran atas usulan gencatan senjata sementara selama 60 hari yang dimediasi oleh Pakistan. Usulan itu antara lain bertujuan menghentikan “perang AS-Israel melawan Iran”, membuka kembali Selat Hormuz, dan meredam lonjakan harga minyak global.
Menurut data pasar dan analis, saham serta harga minyak bergerak sensitif terhadap perkembangan negosiasi, sementara pejabat AS menyatakan harapan hati-hati untuk proses diplomasi namun juga memperingatkan opsi militer jika Iran menolak menandatangani kesepakatan.
Hingga laporan ini ditulis, pihak Iran dilaporkan masih meninjau proposal yang diserahkan melalui perantara Pakistan dan belum memberikan jawaban resmi.
Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang perluasan stok misil Iran selama jeda konflik, demikian pula beberapa rincian serangan misil dan drone yang saling dituduhkan oleh kedua belah pihak.
Sumber lokal menyebutkan pasukan AS menonaktifkan beberapa tanker yang diduga mencoba memecah blokade di Selat Hormuz, sementara laporan lain menyebutkan serangan terhadap kapal perang AS dan fasilitas di Uni Emirat Arab sebagai bagian dari eskalasi terakhir.
Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut termasuk isi proposal 14 poin yang juga disebutkan oleh sejumlah sumber, serta potensi dampak jangka pendek terhadap pasokan energi dunia.
Photo by: Sed “Creatives” Sardar, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship