Urusan Sosial di Deir ez-Zor Minta Pengungsi Daftar dan Datangi Komite Lingkungan Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel Urusan Sosial di Deir ez-Zor Minta Pengungsi Daftar dan Datangi Komite Lingkungan Krisis Obat Mengancam Nyawa Pasien di Sudan Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel

AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal untuk Membuka Kembali Selat Hormuz

Admin May 25, 2026 at 00:03
AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal untuk Membuka Kembali Selat Hormuz

Berdasarkan laporan The New York Times, seorang pejabat AS menyatakan Washington dan Teheran telah mencapai kesepakatan prinsip (in principle) untuk membuka kembali Selat Hormuz. Kesepakatan awal itu dilaporkan mencakup komitmen Iran untuk membuang uranium yang diperkaya tinggi sebagai bagian dari pertukaran agar jalur pelayaran kembali dibuka.

Menurut data yang dikutip, perjanjian tersebut belum ditandatangani dan masih memerlukan persetujuan akhir dari Presiden AS Donald Trump serta Pemimpin Tertinggi Iran yang disebutkan dalam laporan. Proses persetujuan ini, menurut sumber yang sama, bisa memakan waktu beberapa hari dan mekanisme pembuangan uranium yang diperkaya tinggi masih dalam tahap negosiasi.

Menurut data, sumber yang dikutip juga menyampaikan bahwa rancangan kesepakatan tidak membahas stok rudal Iran dan tidak memasukkan moratorium pengayaan uranium. Beberapa laporan menyebutkan bahwa kerangka waktu sementara 30–60 hari atau nota kesepahaman 60 hari dibahas untuk menengahi gencatan sementara dan negosiasi teknis lebih lanjut.

Sumber lokal menyebutkan bahwa kapal-kapal telah terlihat melintasi Selat Hormuz sejak adanya laporan awal mengenai kesepakatan sementara, sesuai foto dan rekaman yang beredar. Hingga laporan ini ditulis, para pejabat kedua pihak belum merilis dokumen resmi yang menegaskan rincian akhir atau jadwal implementasi perjanjian.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim terkait isi lengkap perjanjian dan langkah teknis pembuangan uranium. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui berita ini apabila ada konfirmasi resmi dari pihak pemerintah AS maupun Iran.

Photo by: Melika Hazrati, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.